Dekat Kok Jauh?

Lukas 4:16-30

Belum ada komentar 31 Views

Dan kata-Nya lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.” (Luk. 4:24)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, “prasangka” artinya pendapat, anggapan yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui, menyaksikan, menyelidiki sendiri. Prasangka tidak selalu buruk, sebab dapat membuat kita menjadi hati-hati sebelum bertindak. Tetapi, prasangka cenderung menjadi keburukan kalau tidak ada upaya bagi kita untuk menggali lebih jauh, mencermati dan mengenali apakah yang kita sangkakan itu benar atau tidak.

Tidak mudah bagi Yesus untuk berkarya di kampung halamannya sendiri. Orang-orang yang mendengarkan-Nya menolak kemesiasan-Nya dengan dalih telah mengenal masa kecil-Nya. Ketimbang membuka diri untuk menerima apa yang diberitakan Yesus, mereka menutup diri dengan memberikan penilaian sepihak karena tinggi hati. Yesus sendiri tidak kaget dengan sikap mereka. Sebab, sudah sangat sering, sejak dahulu kala nabi-nabi tidak dihargai di tempat asalnya.

Bisa saja terjadi dalam kehidupan kita, orang-orang yang begitu kenal dekat dengan kita malah menjadi orang-orang yang justru jauh. Tentu bukan dalam pemahaman jarak, melainkan dalam hal keterhubungan hati. Apa sebabnya? Kita cepat menyimpulkan karakter yang lain; enggan memahami kehadiran yang lain dengan utuh karena tinggi hati. Kita mesti mewaspadai ini. Tidak akan ada keterhubungan hati tanpa kesediaan menerima dan mengenali kehadiran yang lain dengan bijak dan rendah hati. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Maukah kita menerima kehadiran pribadi yang berbeda dalam hidup kita dengan rendah hati?

Ayat Pendukung: Mzm. 94; Rut 4:7-22; Luk. 4:16-30
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tanda Yunus
    Matius 16:1-4
    “… Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda Yunus” (Matius 16:4b) Apa yang salah ketika seseorang meminta...
  • Kacang Merah Edom
    Kejadian 36:1-8
    Lalu menetaplah Esau di pegunungan Seir. Esau itulah Edom. (Kejadian 36:8) Dalam berbagai budaya, nama mengandung makna, harapan, dan...
  • Belajar Sejarah
    Mazmur 105:1-6, 16-22, 45b
    Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya….(Mazmur 105:5a) Selain Matematika, Sejarah merupakan mata pelajaran yang sering dikeluhkan oleh sebagian murid-murid sekolah....
  • Apa Yang Ada Padamu?
    Matius 15:32-39
    Kata Yesus kepada mereka, “Kamu punya berapa roti?” “Tujuh”, jawab mereka, “dan beberapa ikan kecil.” (Matius 15:34) Tim survei...
  • Pertolongan Tuhan Jauh Lebih Utama
    Kejadian 32:3-21
    Lepaskanlah kiranya aku dari tangan Esau, saudaraku, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu bersama...