Dalam Genggaman Gembala

Yohanes 10:22-30

Belum ada komentar 50 Views

Yesus berkata, “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku; Aku mengenal mereka dan mereka mengikuti Aku.” Di tengah hidup yang sering bising oleh kekhawatiran dan ketakutan, suara Gembala Baik tetap memanggil: lembut, sabar, dan penuh kuasa. la tidak hanya mengenal nama kita, tetapi juga luka, gelisah, dan setiap pergumulan yang tidak kita ungkapkan pada siapa pun.

Yesus bukan sekadar Gembala yang memimpin dari kejauhan. la adalah Gembala yang berjalan di tengah kawanan, yang siap menuntun melewati lembah kelam, dan memeluk ketika kita letih. Janji-Nya tegas: “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya.”

Hidup ini mungkin membawa kita ke padang rumput yang hijau, atau ke lembah yang gelap. Namun tempat bukanlah penentu damai. Yang menentukan adalah siapa yang menggenggam tangan kita. Dan dalam Kristus, kita ada di tangan yang tak terlepas.

Hari ini, dengarkan kembali suara-Nya. Tenangkan langkah. Percayakan dirimu pada Gembala yang tahu jalan, tahu hatimu, dan tak pernah meninggalkanmu.

Karena sesungguhnya, dalam genggaman-Nya, tidak ada yang sia-sia. Di tangan-Nya, kita aman. Di tangan-Nya, kita hidup. (ASC)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...
  • MENGAMPUNI TANPA KENDALI
    Matius18:21-35
    “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Sebuah pertanyaan...