Cerita Yang Memberkati

Keluaran 18:1-12

Belum ada komentar 146 Views

Sesudah itu Musa menceritakan kepada mertuanya segala yang dilakukan TUHAN kepada Firaun dan kepada orang Mesir karena Israel dan segala kesusahan yang mereka alami di jalan dan bagaimana TUHAN menyelamatkan mereka. (Kel. 18:8)

Seorang bapak yang murah hati, memberikan dukungan dana yang cukup besar untuk sebuah lembaga Kristen yang mengelola beasiswa. Ketika diberi ucapan terima kasih, ia berkata: “Semua untuk kemuliaan nama Tuhan.” Ia sukses dan berlimpah materi, berkat Tuhan. Ia sanggup memberi karena kasih karunia Tuhan. Itu ceritanya.

Musa pun pernah bercerita tentang kasih Tuhan yang luar biasa. Ia bercerita kepada Yitro, mertuanya, tentang kuasa Allah yang menyelamatkan bangsa Israel dari tangan orang Mesir. Musa menyaksikan perbuatan ajaib yang dilakukan Allah. Yang diceritakan Musa bukan tentang kehebatan dirinya, namun tentang kedahsyatan karya Allah. Setelah Yitro mendengar cerita Musa, ia bersukacita dan memuji Tuhan. Yitro tidak menyaksikan langsung peristiwa yang diceritakan Musa. Yitro hanya mendengar. Meskipun demikian, Yitro percaya dan mengucap syukur kepada Allah. Yitro percaya karena yang disaksikan Musa bukan tentang kehebatan manusia, namun tentang kuasa Allah yang ajaib dan luar biasa.

Bagaimana dengan kita? Siapa yang kita banggakan atau ceritakan ketika mengalami kesuksesan dalam hidup, keluarga, studi, pekerjaan, bisnis, karier, atau dalam pelayanan? Apakah kita menceritakan kehebatan diri kita sendiri atau karya Allah yang luar biasa? Firman hari ini mengingatkan bahwa cerita yang menyaksikan karya Allah, dapat membuat orang yang mendengarnya bersukacita dan memuji nama Tuhan. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

REFLEKSI:
Bersaksilah tentang kebaikan Allah bukan tentang kehebatan manusia, agar nama Tuhan selalu dipuji dan banyak orang merasa diberkati.

Ayat Pendukung: Mzm. 42; Kel. 18:1-12; Flp. 1:3-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Janjinya Menghidupkan Kita
    Mazmur 119:49-56
    Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku. (Mzm. 119:50) Semua orang pernah mengalami sengsara. Namun, tidak semua orang...
  • Kristus Mengetuk Pintu Hati Kita
    Wahyu 3:14-22
    “Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan...
  • Sesal Kemudian Tiada Berguna
    Lukas 16:19-31
    “… supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak...
  • Yang Terkecil Menjadi Yang Terbesar
    Lukas 9:43b-48
    “Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku....