Cerdas Mengelola Hawa Nafsu

1 Petrus 1:13-16

Belum ada komentar 154 Views

Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu …. (1Ptr. 1:14)

Alvin Toffler pernah mencetuskan istilah learn, unlearn and relearn. Di dalam proses belajar, ada kegiatan belajar hal yang baru, membuang hal yang buruk, serta mengasah ketajaman pengetahuan dengan kesediaan untuk kembali belajar, khususnya hal-hal yang baru. Tiga dimensi ini penting untuk dicermati supaya setiap pelajaran membuahkan hasil yang maksimal.

Rasul Petrus menggunakan istilah “waktu kebodohan” untuk menggambarkan situasi hidup sewaktu orang belum mengenal Allah. Dalam dunia pendidikan, kebodohan adalah keadaan yang dialami saat orang belum tahu, paham dan menyadari satu pelajaran tertentu. Setelah belajar, maka ada pengetahuan, pemahaman dan kesadaran untuk mengambil langkah baru yang membawa manfaat bagi kehidupan. Lalu, apakah setelah belajar, seseorang dapat mengabaikan apa yang telah dipelajari? Ya! Oleh sebab itu, proses belajar tidak pernah boleh berhenti. Petrus menasihatkan orang percaya harus menjadi seperti “anak-anak yang taat.”

Hawa nafsu adalah pemberian Tuhan. Nafsu makan, membuat kita mampu memenuhi kebutuhan energi. Nafsu seksual, membuat kita menikmati kebahagiaan dalam proses prokreasi di keluarga. Tetapi, setiap hawa nafsu perlu dikelola dengan baik dan bijak. Butuh “kecerdasan” di dalam pengelolaannya. Sebab, jika dikelola secara bodoh, hawa nafsu hanya akan mendatangkan malapetaka ketimbang sukacita. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya, Bapa, tuntunlah aku untuk tidak mengulangi kebodohan yang sama dalam mengelola hawa nafsu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 116:1-4, 12-14; Yes. 26:1-4; 1Ptr. 1:13-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MULUTMU HARIMAUMU
    Matius 14:1-12
    Sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara....
  • Tuhan Memanggil, Tuhan Memperlengkapi
    Keluaran 31:1-11
    “Lihat, Aku telah menunjuk Bezale’el bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, dan memenuhi dia dengan Roh Allah, dengan...
  • Memang Tuhan Allah Kurang Tinggi?
    Mazmur 99
    Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, sujudlah menyembah pada tumpuan kaki-Nya! Dialah yang kudus! (Mazmur 99:5) Si kecil Tina bertanya kepada...
  • Apa Yang Kita Cari?
    Yohanes 6:25-35
    Yesus menjawab mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu...
  • Pemberontakan Versus Kasih Setia
    Keluaran 33:1-6
    “Aku akan mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, … Kamu akan masuk ke negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu....