BUNGA

Yesaya 40:1-11

Belum ada komentar 50 Views

“Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, apabila TUHAN menghembusnya dengan nafas-Nya. Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput.” (Yes. 40:7)

Di gereja kami, bunga mimbar sering kali adalah bunga asli, bunga hidup. Bunga-bunga itu dibeli di pasar Rawabelong, lalu dirangkai oleh tim dekorasi gereja. Sebuah busa berair ditaruh di bagian bawah rangkaian, agar bunga-bunga itu tetap segar sampai hari Minggu sore. Ada bunga yang tetap segar selama seminggu, tetapi rata-rata bunga itu akan mulai layu setelah 2-3 hari. Seindah apa pun bunga-bunga yang ada, kemudian akan menjadi layu dan harus dibuang.

Bagian kitab Yesaya ini menyerukan keselamatan untuk bangsa Israel yang berada dalam pembuangan. Penderitaan akan berakhir, kesalahan diampuni, hukuman telah cukup menjadi pelajaran. Karena itu, umat agar menyerukan keselamatan yang datang dari Tuhan, di mana Tuhan seperti seorang gembala yang menuntun umat. Dalam seruan ini, Israel diingatkan bahwa hidup manusia bagaikan rumput dan bunga yang sebentar saja. Firman Allahlah yang kekal.

Sehebat apa pun kehidupan seseorang, semuanya hanya sementara. Mungkin kita berjaya, sukses, memiliki banyak harta, terkenal, tetapi jika semuanya kita raih di luar Tuhan maka sia-sialah. Hidup kita bagaikan rumput dan bunga yang semaraknya hanya sebentar. Jika Tuhan menghembuskan angin maka semua kehebatan itu berakhir. Maka, dalam hidup yang fana ini, mari kita bergantung kepada yang kekal, yaitu firman Allah. Peganglah dan lakukanlah firman-Nya di dalam hidup kita sehari-hari. (Pdt. Novita Sutanto) 

DOA:

Tuhan, jadikan hidup kami ini berarti, sekalipun hidup ini sementara. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 72:1-7, 18-19; Yes. 40:1-11; Yoh. 1:19-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...
  • TANDA SALIB
    Matius 12:38-42
    … demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. (Matius 12:40b) Udin merasa...
  • Tidak Ada Yang Kebetulan
    Kejadian 29:9-14
    Selagi ia berbicara dengan mereka, datanglah Rahel dengan kambing domba ayahnya, sebab dialah yang menggembalakannya. (Kejadian 29:9) Banu sedang...
  • Kasih Bagi Ribuan Generasi
    Mazmur 105:1-11,45b
    Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang ditetapkan-Nya bagi seribu generasi. (Mazmur 105:8) Sore itu, di teras rumahnya,...
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...