Bukan Tempat, Tetapi Kondisi

Yesaya 65:17-25

Belum ada komentar 151 Views

“… Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru ….” (Yes. 65:17)

Pada awal 2019, NASA mengumumkan ditemukannya 219 benda asing yang masuk dalam kategori planet baru. Uniknya, beberapa di antaranya memiliki atmosfer dan keadaan air yang stabil. Penemuan itu, lantas memberi kemungkinan adanya kehidupan di luar bumi. Para ilmuwan pun berpikir bahwa suatu saat manusia akan bermigrasi ke planet lain, apabila bumi sudah tidak terselamatkan (idntimes.com).

Manusia tidak jarang merasa khawatir akan hari esok. Padahal, Allah telah berjanji akan ada hari depan yang penuh bahagia. Bacaan hari ini, mengatakan bahwa Allah menciptakan langit dan bumi yang baru bagi segenap ciptaan. Tentu, kita tidak membayangkan sebuah wilayah atau tempat, melainkan sebuah kondisi. Maksudnya ialah Allah mengaruniakan damai bagi seluruh ciptaan. Damai yang diberikan Allah itu tidak terkait dengan tempat di mana kita berada, namun dengan situasi dan kondisi.

Semewah apa pun rumah, jika di dalamnya ada permusuhan dan ketegangan, maka tidak akan ada ketenangan. Ini menandaskan bahwa damai tidak tergantung pada tempat atau lokasi, tetapi kondisi. Allah telah menjanjikan kedamaian, lalu apakah kita hanya akan menunggu? Ini yang harus kita sikapi. Kita harus mengusahakan damai dengan keyakinan bahwa Allah yang memampukan kita. Ketika hati kita mau mengampuni, tidak mementingkan diri sendiri, maka kedamaian Allah hadir dalam hidup kita. [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Kedamaian bukan soal kemewahan hidup, tetapi bagaimana kita mau terus mengupayakannya dalam hidup kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 80; Yes. 65:17-25; Yoh. 14:18-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Distributor Kasih Allah
    Kejadian 41:37-57
    “Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?” (Kejadian 41:38b) Dari tahun ke tahun, negeri...
  • Rukun Dan Bersatu
    Mazmur 133
    Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara berdiam bersama dengan rukun! (Mazmur 133:1) Gelombang konflik dalam sebuah negara sering...
  • Perahu Kecil Dan Badai
    Matius 8:23-27
    Ia berkata kepada mereka, “Mengapa kamu ketakutan, hai kamu yang kurang percaya?” (Matius 8:26a) Bayangkan Saudara berada di sebuah...
  • INTEGRITAS
    Kejadian 39:1-23
    “…Bagaimana mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?” (Kejadian 39:9b) Sejak pemilik toko memasang...
  • Tuhan Itu Perisaiku
    Mazmur 28
    TUHANlah kekuatanku dan perisaiku. (Mazmur 28:7a) Seseorang yang terus-menerus menghadapi tekanan hidup atau masalah akan merasa terpojok dan merasakan...