Bukan Sekadar Kapok

Mazmur 51

Belum ada komentar 18 Views

Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu. (Mzm. 51:15)

Alfred Bernhard Nobel adalah penemu dinamit. Banyak upaya pembangunan berlangsung efektif karena penemuannya. Tetapi rupanya, dinamit juga dipakai menjadi salah satu alat untuk menciderai nilai-nilai kemanusiaan. Nobel menyayangkan itu. Sebagai komitmennya untuk tetap menghargai nilai kemanusiaan, dalam surat wasiatnya, dia memberikan hartanya untuk membuat “penghargaan Nobel.” Penghargaan ini ditujukan bagi orang-orang yang mendedikasikan ilmunya demi kemajuan kemanusiaan.

Daud, sang raja besar itu, menyadari kesalahan dan dosa- dosanya kepada Allah. Selain mohon pengampunan, Daud juga memohon supaya diberikan hati yang baru. Dengan kekuatan roh yang teguh, Daud ingin supaya batinnya kini menjadi rela dan taat kepada Allah. Tetapi, bukan hanya itu saja, Daud juga bersedia mengajarkan jalan Tuhan kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran. Daud ingin orang lain tidak melakukan kebodohan seperti dirinya, dan bersedia berbalik kepada kasih anugerah Tuhan.

Menjadi kapok dengan tidak melakukan dosa yang sama adalah baik. Namun, akan jauh lebih baik jika kita juga menjadi sahabat Allah. Kita bersedia mengingatkan orang-orang di sekitar kita supaya mereka tidak melakukan pelanggaran dan dosa yang sama seperti kita. Percayalah, dengan roh yang rela dari Tuhan, kita dimampukan untuk menjadi orang yang bukan sekadar kapok karena dosa kita saja. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Kapan terakhir kali kita mengingatkan orang lain supaya mereka berbalik kepada jalan kasih Allah?

Ayat Pendukung: Mzm. 51; Ul. 6:10-25; Rm. 12:17-21; 13:8-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Saling Mendahului Memberi Hormat
    Roma 12:9-21
    Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan...
  • Kekurangan Menjadi Kelimpahan
    Yohanes 2:1-11
    Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu mereka pun membawanya. (Yoh. 2:8) Air...
  • Kerajaan Allah Sudah Datang
    Lukas 11:14-23
    “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.” (Luk. 11:20) Mukjizat dan...
  • Bahaya Percabulan
    1 Korintus 7:1-7
    … tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri. (1Kor. 7:2)...
  • Membeli Karunia ALLAH
    Kisah Para Rasul 8:18-24
    Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka...