Bukan Lagi Ancaman

Ibrani 2:10-18

Belum ada komentar 112 Views

… dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut. (Ibr. 2:15)

Steve Jobs pernah berkata bahwa ia selalu becermin setelah bangun di pagi hari. Di sana, ia mengajukan pertanyaan pada dirinya sendiri, “Jika hari ini adalah hari kematian saya, akankah saya bahagia dengan apa yang akan saya lakukan hari ini?” Jika jawaban “tidak” yang ia dapati selama beberapa hari, ia sadar bahwa ada sesuatu yang perlu diubah dalam hidupnya. Dengan cara itu, Steve Jobs menunjukkan bagaimana dirinya melihat kematian sebagai cara untuk menghargai kehidupan alih-alih melihatnya sebagai ancaman kehidupan.

Cara pandang ini semestinya kita hidupi juga sebagai orang-orang yang beriman kepada Tuhan Yesus. Melalui karya-Nya di atas kayu salib, kematian tidak lagi menjadi aib yang menakutkan. Penulis Ibrani menegaskan hal ini dalam Ibrani 2:15. Penulis Ibrani mengatakan bahwa Yesus Kristus telah membebaskan orang-orang dari ketakutan kepada maut. Artinya, kematian bukan lagi ancaman bagi kehidupan sebab kita semua sudah diselamatkan. Karena itu, orang-orang percaya tidak perlu lagi ragu mengenai hal yang terjadi setelah kematian. Keselamatan sudah pasti kita terima sebagai hasil dari karya penyelamatan-Nya.

Kita tidak perlu menghabiskan waktu dan energi untuk mengkhawatirkan kehidupan setelah kematian. Lebih baik kita menggunakannya untuk memikirkan kehidupan sebelum kematian. Hargai hidup dengan terus mengubah diri untuk menjadi alat berkat-Nya. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

DOA:
Tuhan aku mau menghargai hidupku dengan menjadi alat berkat-Mu untuk menyatakan keselamatan bagi semua orang. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 31:10-17; Yes. 54: 9-10; Ibr. 2:10-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...