Bukan Keperkasaan Bukan Kekuatan

Bukan Keperkasaan Bukan Kekuatan

Belum ada komentar 347 Views

Khotbah Zakaria berisi pesan Allah yang amat jelas, yaitu bahwa upaya Zerubabel untuk melakukan tugasnya sebagai pemimpin Israel, termasuk membangun kembali Bait Allah, niscaya akan berhasil. Asalkan ia tak melupakan, bahwa itu hanya akan terjadi, “Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku..” (Za. 4:6).

Ini adalah tema yang amat kita gemari sejak Sekolah Minggu: “Tuhan yang akan berperang bagi kita! Dan bila IA di pihak kita, siapakah yang dapat melawan kita…?” Apakah ini lalu berarti bahwa dalam berbagai usaha dan pemecahan persoalan dalam hidup kita, kita cukup berpangku tangan saja dan menyilakan Tuhan yang bertindak? Ada 2 hal yang amat prinsipial di sini.

Pertama, segala sesuatu terjadi karena kekuatan Roh Allah. Dengan kemampuan dan kekuatan kita sendiri, kita takkan mampu melaksanakan apa pun yang Tuhan kehendaki bagi kita. Jelas yang dirujuk di situ adalah keperkasaan dan kekuatan tentara Israel. Tetapi juga dapat menunjuk pada kemampuan dan kekuatan kita dalam hidup ini.

Yang kedua, itu lalu berarti bahwa kita kemudian tidak dapat berpangku tangan saja. Khotbah Zakaria ditujukan kepada Zerubabel dan siapa pun yang aktif bekerja serta berusaha dalam “pekerjaan” Tuhan. Dalam diri Zerubabel hal itu adalah upayanya dengan segala daya untuk menuntaskan pembangunan Bait Allah. Sedangkan kita, dalam segala upaya kita untuk membangun hidup kita, dan jemaat kita, dengan segala program di dalamnya (termasuk Community Center), dalam terang pembangunan Kerajaan Allah. Di situ segala kemampuan dan kekuatan kita dibutuhkan, walau bukan yang terutama menjamin keberhasilan. Namun kesediaan kita untuk memberikan serta mengerahkan segenap pemberian Allah untuk “membangun”, niscaya akan dimanfaatkan Allah sebagai wahana karya-Nya.

Inilah sikap yang kiranya kita kembangkan dalam menantikan, menyambut dan mengalami kembali, penebusan Allah dalam Kristus.

 

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...
  • MENGAMPUNI TANPA KENDALI
    Matius18:21-35
    “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Sebuah pertanyaan...