Bukan Kapan, Melainkan Bagaimana

Matius 25:1-13

Belum ada komentar 127 Views

“Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya’.’ (Mat. 25:13)

Kapan waktunya Yesus datang untuk kedua kalinya? Ini adalah pertanyaan banyak orang sampai saat ini. Banyak orang, bahkan orang Kristen sendiri, mencoba meramalkan kapan waktu kedatangan-Nya. Padahal, Yesus telah memperingatkan agar kita tidak perlu pusing soal “kapan” waktunya, tetapi lebih berfokus pada sikap kita menyambut kedatangan-Nya. Di dalam masa penantian itu pertanyaan yang perlu kita ajukan bukanlah “kapan pastinya Yesus datang kedua kalinya?”, melainkan “apa yang harus kita lakukan dalam menantikan kedatangan-Nya?” Sikap hidup kita dalam menantikan kedatangan Yesus itulah yang harus kita perhatikan.

Injil hari ini berisikan perumpamaan mengenai gadis-gadis yang bijak dan gadis-gadis yang bodoh. Bagi Yesus, sikap dalam menantikan kedatangan-Nya dapat dibagi dalam dua sikap, yaitu bersikap bijaksana dan bersikap bodoh. Mereka yang bersikap bijaksana adalah mereka yang menyiapkan diri sepenuhnya, tidak lengah, dalam menyambut kedatangan Yesus. Mereka menyiapkan “minyak”, yaitu memelihara sikap hidup yang berkenan kepada Yesus agar lampu kehidupannya tidak padam dalam masa penantian tersebut. Sedangkan mereka yang bersikap seperti gadis-gadis bodoh akan bersikap sebaliknya.

Tuhan Yesus pasti akan datang untuk kedua kalinya. Kita dipanggil untuk bersikap bijaksana dalam masa penantian ini. Jagalah agar lampu kehidupan kita tidak padam dalam menantikan kedatangan-Nya. [Pdt. Jotje H. Karuh]

REFLEKSI:
Seluruh kehidupan kita haruslah menjadi hidup yang menantikan kedatangan Yesus kedua kalinya.

Ayat Pendukung: Am. 5:18-24; Mzm. 70; 1Tes. 4:13-18; Mat. 25:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...