Bukan Aku, Melainkan Allah

Kejadian 41:14-36

Belum ada komentar 1506 Views

Yusuf menyahut Firaun: “Bukan sekali-kali aku, melainkan Allah juga yang akan memberitakan kesejahteraan kepada tuanku Firaun.” (Kej. 41:16)

“Tuhan pun tidak akan mampu menenggelamkan kapal ini!” Ungkapan penuh kesombongan itu dikatakan pemilik kapal Titanic, kapal terbesar di awal abad ke-20. Kapal Titanic memiliki teknologi tercanggih saat itu dan mampu mengangkut 3000 penumpang dari Inggris ke Amerika Serikat. Tetapi, di malam yang dingin, di pelayaran perdananya, kapal ini menabrak sebuah gunung Es. Kapal besar ini pun tenggelam membawa ribuan penumpangnya.

Yusuf tidak menjadi sombong dan tinggi hati karena kemampuan yang dimilikinya. Itu terlihat ketika ia bertemu dan berbicara dengan Firaun yang gelisah dengan mimpinya. Perjumpaan Yusuf dan Firaun terjadi setelah juru minuman raja akhirnya mengingat kebaikan Yusuf dan kemampuannya. Juru minuman menceritakan Yusuf kepada Firaun, sehingga Yusuf pun dipanggil oleh Firaun dan ditanyai tentang kemampuannya mengartikan mimpi. Yusuf menjawab dengan rendah hati: “Bukan sekali-kali aku, melainkan Allah ….” Bagi Yusuf, kemampuannya itu tidak berasal dari dirinya sendiri, tetapi dari Allah yang selalu menyertainya dan mengaruniainya hikmat sehingga ia beroleh pengertian untuk menyingkapkan mimpi. Maka, tidak ada yang dapat disombongkan Yusuf di hadapan manusia.

Orang yang rendah hati akan selalu mengingat Penciptanya. Ia akan menyadari bahwa keberadaannya, kemampuannya dan segala yang dimilikinya ia dapat karena anugerah Allah; karena Allah memberkatinya. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

DOA:
Ajar kami untuk selalu rendah hati dengan apa yang kami miliki, karena semuanya berasal dari-Mu ya, Tuhan.

Ayat Pendukung: Mzm. 133; Kej. 41:14-36; Why. 15:1-4
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...