buah-buah

Buah Roh Bukan buah-buah

Belum ada komentar 1193 Views

Rasul Paulus dalam Galatia 5:22 menyebut 9 buah karya Roh Kudus yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Paulus menyebut sebagai buah, istilah Yunani Karpos (buah) dan bukan bukan buah-buah. Apa maksudnya bagi kita?

Menghasilkan buah Roh bagi orang percaya bukan sebuah pilihan, seperti saat memilih menjadi pengikut Kristus. Melainkan keharusan orang percaya menghasilkan buah Roh sebagai konsekuensi hidup dipimpin oleh Roh Kudus. Karena hidup memberi buah yang baik adalah karya Roh Kudus dan bukan kemampuan seseorang percaya.

Jadi, buah Roh Kudus dan bukan buah-buah mau menyatakan bahwa seseorang percaya tidak lagi memilih harus sabar atau tidak saat menghadapi seseorang, bersikap lembut atau kasar menghadapi musuh, tetap setia atau tidak dalam menghadapi pencobaan? Karena orang yang dipimpin Roh Tuhan akan menghasilkan 9 buah Roh dalam pergumulannya dan tetap menyaksikan karakter Kristus bagi dunia lewat sikap serta perbuatan yang dipimpin oleh Roh Kudus. Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan (Matius 3:8).

LS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • #kekelamandosa #belaskasihAllah #datangdanpulihkanlah
    Yesaya 64:1-9; Mazmur 80:2-8, 18-20; 1 Korintus 1:3-9; Markus 13:24-37
    Hari ini kita memasuki masa Advent (adventus = kedatangan). Dalam empat minggu sebelum Natal, kita akan berada dalam masa...
  • Berjumpa SANG RAJA dalam Kehinaan
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24; Mazmur 95:1-7; Efesus 1:15-23; Matius 25: 31-46
    Skenarionya, bukan saya mengerti apa yang saya lakukan, melainkan saya melakukan suatu perbuatan itu -baik atau jahat- sebagai sesuatu...
  • Kepercayaan Dan Tanggung Jawab
    MATIUS 25: 14-30
    “Wenn Gott einmal bei der Arbeit erwischt hat, dem schickt er zur Strafe immer wieder neue.” (Sekali Tuhan mendapati...
  • Allah itu Besar Kita itu Kecil
    I Tesalonika 4: 13-18
    Setelah manusia mati, kemana? Konsep Surga atau Rumah Bapa menjadi misteri bagi banyak orang di Tesalonika, yang sebagian berasal...
  • Keadilan Tuhan Dinyatakan
    Mikha 3:5-12; Mazmur 43; 1 Tesalonika 2:9-13; Matius 23:1-12
    Mengapa Tuhan Yesus pada akhir hidup-Nya di Kayu Salib berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa...
Kegiatan