Bertanya Sebelum Membantu

Yohanes 5:1-9

Belum ada komentar 140 Views

Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: “Maukah engkau sembuh?” (Yoh. 5:6)

Pada masa Perang Dunia, seorang pekerja tidak sengaja berpapasan dengan seorang kakek di salah satu peron di stasiun. Sepulang bekerja, ia melihat sang kakek tidur di sudut stasiun. Hal itu terjadi beberapa kali sehingga membuat sang pekerja itu merasa iba. Ia tidak tega melihat orang tua itu tidur di stasiun dan berdiri dengan tatapan sayu di pagi hari. Karena itu, ia memutuskan untuk menghubungi dinas sosial untuk membawa sang kakek ke tempat penampungan. “Di sana sang kakek akan mendapatkan makanan dan tempat tidur yang nyaman,” pikirnya. Tanpa diduga, ternyata sang kakek menolak untuk dibawa ke tempat penampungan. “Saya memiliki rumah dan seorang istri yang menunggu saya. Saya tidak tinggal di kota ini. Saya ke sini untuk menjemput anak saya yang bertugas sebagai tentara dan saya tidak dapat kembali sebelum bertemu dengannya.”

Ketika Yesus bertemu dengan orang yang telah mengalami sakit selama 38 tahun, Ia tidak langsung menyembuhkannya. Ia terlebih dahulu memastikan apa yang diinginkan oleh orang itu. Karena itu, Ia bertanya, “Maukah engkau sembuh?” Setelah orang itu menjawab, barulah Ia menyembuhkannya.

Sebagai manusia, kita tidak dapat memahami apa yang dibutuhkan semua orang. Kalau Yesus saja bertanya sebelum menolong, bukankah kita juga perlu bertanya sebelum menolong orang lain? [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Kita tidak dapat mengetahui apa yang menjadi kebutuhan semua orang. Akan sangat bijak apabila kita bertanya sebelum menolong.

Ayat Pendukung: Kis. 16:9-15; Mzm. 67; Why. 21:10, 22—22:5; Yoh. 14:23-29/Yoh. 5:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • BERSUKACITALAH!
    Mazmur 149
    Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1) Kita adalah manusia yang hidup...
  • Melihat Dengan Objektif
    Matius 12:22-32
    Namun, ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata, “Orang ini mengusir setan dengan kuasa Be’elzebul, pemimpin setan.” (Matius 12:24) Pernahkah...
  • Jangan Berhenti
    Keluaran 5:1- 6:13
    Tetapi, Musa berkata di hadapan TUHAN, “Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimana mungkin Firaun mendengarkan aku, aku seorang...