BERSUKACITALAH!

Mazmur 149

Belum ada komentar 77 Views

Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1)

Kita adalah manusia yang hidup di tengah dunia yang cepat dan sibuk. Waktu 24 jam sehari sering kali terasa kurang. Istilah “pengacara” yang merupakan kependekan dari “pengangguran banyak acara” menunjukkan bahwa kesibukan menjadi gambaran manusia modern. Kesibukan dalam keseharian kita kerap merupakan rutinitas. Kita sudah memiliki pola kehidupan. Pola itu berulang. Kita terhisap dalam putaran kehidupan yang terus berputar. Di tengah kesibukan tersebut, dan bagaimana kita terhisap di dalamnya, saya mengajak kita sejenak bertanya pada diri sendiri mengenai rasa: apakah kita bersukacita?

Umat Israel, dalam Mazmur 149, diajak untuk bersukacita. Mereka diajak untuk bersukacita dan memuji TUHAN dengan nyanyian, tarian, rebana, dan kecapi. Ketika perasaan sukacita mendominasi hidup umat Israel, maka sukacita itu akan membawa mereka kepada sikap optimis. Dengan bersukacita karena berjalan bersama TUHAN, umat Israel akan mampu memaknai kehidupan dengan lebih dalam dan menjadikannya lebih bermakna.

Dalam kehidupan yang begitu sibuk, muncul pertanyaan tentang bagaimana perasaan kita dalam menjalaninya. Jangan sampai kesibukan itu membuat kita menjalaninya seperti robot yang tidak memiliki rasa. Jangan sampai kita hanya menjalani semua aktivitas tanpa makna. Pemazmur mengajak kita untuk menjalani hidup dengan sukacita. Bersukacitalah! [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Sambutlah setiap hari baru dengan sukacita. Karena setiap hari baru menunjukkan bahwa Tuhan selalu menyertai.

Ayat Pendukung: Kel. 9:1-7; Mzm. 149; 2 Kor. 12:11-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • Melihat Dengan Objektif
    Matius 12:22-32
    Namun, ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata, “Orang ini mengusir setan dengan kuasa Be’elzebul, pemimpin setan.” (Matius 12:24) Pernahkah...
  • Jangan Berhenti
    Keluaran 5:1- 6:13
    Tetapi, Musa berkata di hadapan TUHAN, “Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimana mungkin Firaun mendengarkan aku, aku seorang...
  • Ketika Kita Tersakiti
    Mazmur 83:1-4, 13-18
    Ya Allah, janganlah Engkau bungkam, janganlah berdiam diri dan janganlah berpangku tangan, ya Allah! (Mazmur 83:2) Sambil menangis, seorang...
  • MENCLA-MENCLE
    Matius 16:21-28
    “… sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23c) “Mencla-mencle” adalah istilah...