BERSUKACITALAH!

Mazmur 149

Belum ada komentar 98 Views

Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1)

Kita adalah manusia yang hidup di tengah dunia yang cepat dan sibuk. Waktu 24 jam sehari sering kali terasa kurang. Istilah “pengacara” yang merupakan kependekan dari “pengangguran banyak acara” menunjukkan bahwa kesibukan menjadi gambaran manusia modern. Kesibukan dalam keseharian kita kerap merupakan rutinitas. Kita sudah memiliki pola kehidupan. Pola itu berulang. Kita terhisap dalam putaran kehidupan yang terus berputar. Di tengah kesibukan tersebut, dan bagaimana kita terhisap di dalamnya, saya mengajak kita sejenak bertanya pada diri sendiri mengenai rasa: apakah kita bersukacita?

Umat Israel, dalam Mazmur 149, diajak untuk bersukacita. Mereka diajak untuk bersukacita dan memuji TUHAN dengan nyanyian, tarian, rebana, dan kecapi. Ketika perasaan sukacita mendominasi hidup umat Israel, maka sukacita itu akan membawa mereka kepada sikap optimis. Dengan bersukacita karena berjalan bersama TUHAN, umat Israel akan mampu memaknai kehidupan dengan lebih dalam dan menjadikannya lebih bermakna.

Dalam kehidupan yang begitu sibuk, muncul pertanyaan tentang bagaimana perasaan kita dalam menjalaninya. Jangan sampai kesibukan itu membuat kita menjalaninya seperti robot yang tidak memiliki rasa. Jangan sampai kita hanya menjalani semua aktivitas tanpa makna. Pemazmur mengajak kita untuk menjalani hidup dengan sukacita. Bersukacitalah! [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Sambutlah setiap hari baru dengan sukacita. Karena setiap hari baru menunjukkan bahwa Tuhan selalu menyertai.

Ayat Pendukung: Kel. 9:1-7; Mzm. 149; 2 Kor. 12:11-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...