BERSYUKUR

Mazmur 30

Belum ada komentar 43 Views

… supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri. TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu. (Mzm. 30:13)

Ketika kita berjalan-jalan di Taman Hutan Raya Juanda, Bandung, kita dapat menemukan salah satu gua peninggalan Belanda dari tahun 1912. Gua itu berbentuk terowongan sepanjang 144 meter, menembus bukit. Tidak ada lampu di dalamnya. Ketika masuk gua, kita harus membawa senter. Hal ini memunculkan rasa deg-degan, takut, khawatir. Orang yang tidak menyukai tempat gelap dan sempit bisa jadi akan dilanda panik. Tetapi, ketika melihat cahaya di pintu keluar, lenyaplah semua rasa takut, khawatir dan panik; yang ada hanyalah sukacita karena dapat melalui terowongan itu.

Sukacita karena keluar dari keadaan yang penuh pergumulan dan perjuangan, dirasakan juga oleh Pemazmur. Sakit penyakit membawa Pemazmur berada di ambang maut, membuatnya takut dan hilang harapan. Tetapi, ia dapat melaluinya karena Tuhan menolongnya. Tuhan tidak membiarkan Pemazmur bergumul sendiri. Tuhan berbelas kasih padanya. Pemazmur menyadari ia tidak layak di hadapan Tuhan, karena segala dosa dan kesalahan yang pernah dilakukannya. Namun, ketika ia menyesal dan mengakui kesalahannya, Tuhan berbalik dari murka-Nya dan menunjukkan kasih serta melepaskannya dari maut.

Pemazmur bersyukur karena dilepaskan dari maut, juga karena kemurahan dan kasih setia Tuhan yang hadir dalam hidupnya. Mari kita pun bersyukur atas segala kebaikan dan kasih setia Tuhan bagi kita, serta pengalaman hidup bersama-Nya. [Pdt. Henni Herlina]

DOA:
Terima kasih untuk setiap pengalaman hidup yang membuat kami melihat kasih-Mu yang besar, ya Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 30; Rat. 1:16-22; 2Kor. 7:2-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...