Bersyukur Ketimbang Bersungut-Sungut

Bilangan 21:4-9

Belum ada komentar 3255 Views

“Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini?” (Bil. 21:5)

Tanpa kita sadari, banyak hal-hal kecil yang membuat kita merasa tidak bahagia. Kita sering merasa sebagai orang yang paling menderita di dunia ini. Namun, bila kita membuka mata lebar-lebar, sesungguhnya masih banyak orang yang lebih menderita ketimbang diri kita. “Lihatlah ke bawah, supaya kita bisa bersyukur. Lihatlah ke atas, supaya kita bersemangat!” Demikian nasihat orangtua kita.

Merasa diri paling malang, mungkin itulah yang terdapat dalam benak orang Israel setelah mereka keluar dari negeri perbudakan, Mesir. Kini, mereka berada antara gunung Hor dan Laut Teberau. Mereka bersungut-sungut, “Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak” (Bil. 21:5).

Apakah sungut-sungut menyelesaikan masalah? Apakah keluh kesah kita dapat meringankan beban hidup yang tengah kita pikul? Tidak! Sungut-sungut itu membuat Tuhan marah. Ia mengirim banyak ular tedung dan membunuh sejumlah besar orang Israel.

Seperti ular tedung yang mematikan, demikian juga sungut- sungut dan memosisikan diri sebagai orang yang paling menderita akan membuat kita larut dalam kekecewaan dan putus asa. Pada akhirnya, mematikan kehidupan kita. Bersyukur dan mencoba melihat dari sisi positif, mungkin jauh lebih baik ketimbang omelan dan kutukan! [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Syukuri apa yang ada dan jangan menyesali apa yang tidak ada.

Ayat Pendukung: Mzm. 128; Bil. 21:4-9; Ibr. 3:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...