Bersaksi Untuk Menghibur

Yehezkiel 14:12-23

Belum ada komentar 198 Views

“Mereka akan menghibur kamu, kalau kamu melihat tingkah lakunya, dan kamu akan mengetahui bahwa bukan tanpa alasan Kuperbuat segala sesuatu yang Kuperbuat atas Yerusalem ….” (Yeh. 14:23)

Pernahkah Anda merasa sendirian ketika menghadapi pergumulan, khususnya ketika melakukan kesalahan? Ditinggalkan sendirian. Hal ini biasanya dialami oleh orang yang melakukan kesalahan. Orang- orang yang tadinya dekat, kini menghindar dan meninggalkan karena tidak ingin terlibat dalam kesulitan atau menjadi malu akibat kesalahan orang tersebut. Orang-orang yang tetap setia mendampingi, hanyalah orang-orang yang sungguh-sungguh mengasihi.

Kitab Yehezkiel menubuatkan hukuman terhadap Israel. Akibat perbuatannya membelakangi Allah, Israel harus menanggung hukuman. Allah menghukum Israel karena dosa- dosanya. Namun, Allah tetaplah Allah yang mengasihi. Ia tidak menginginkan umat-Nya binasa dan lenyap. Ia menyisakan orang-orang yang terluput dari hukuman tersebut. Orang- orang yang terluput itu menjadi penghiburan bagi umat di tengah malapetaka yang terjadi. Bukan hanya menghibur, tetapi orang-orang yang terluput itu menjadi saksi atas kuasa dan kasih Allah bagi Yerusalem.

Allah menghukum perbuatan dosa umat-Nya. Tetapi, Ia tidak menghukum dengan semena-mena. Karena kasih-Nya, Allah meluputkan umat-Nya dari malapetaka akibat perbuatan mereka, dan mereka yang terluput ini menjadi saksi kuasa dan kasih-Nya yang menghakimi dan menyelamatkan. Kita juga adalah orang-orang yang telah diselamatkan Allah. Mari menyaksikan kasih Allah itu agar menjadi penghiburan bagi sesama! [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Ya Allah, tolonglah kami untuk dapat menyaksikan kasih-Mu agar menjadi penghiburan bagi sesama yang menderita. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 28; Yeh. 14:12-23; Mat. 20:29-34
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...