Bermegah Dalam Kelemahan

2 Korintus 11:16-33

Belum ada komentar 152 Views

Jika aku harus bermegah, aku akan bermegah atas kelemahanku. (2 Kor. 11:30)

Pada umumnya kita tidak ingin dianggap sebagai orang yang lemah atau tak ingin kelemahannya diketahui. Biasanya semakin terkenal seseorang maka akan semakin keras upayanya untuk menyembunyikan kekurangan atau kelemahannya. Oleh sebab itu, jika ada orang yang mengetahui kelemahannya, maka hal itu akan dianggap sebagai ancaman yang dapat menghancurkan reputasinya. Tetapi tidak demikian halnya dengan Paulus. Paulus dengan jujur berkata, “Jika aku harus bermegah, aku akan bermegah atas kelemahanku.”

Apa yang dimaksud oleh Paulus dengan bermegah atas kelemahan? Pertama, adanya kesadaran dalam diri bahwa setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kedua, Tuhan mengizinkan adanya kelemahan dalam diri dengan tujuan agar kita belajar rendah hati dan untuk menunjukkan kuasa- Nya atas kita. Tuhan tidak pernah terkesan dengan mereka yang merasa dirinya hebat, kuat, dan mampu melakukan segalanya dengan kekuatannya sendiri. Tuhan justru merengkuh mereka yang menyadari dan mau mengakui keterbatasan, ketidakberdayaan, dan kelemahannya. Walaupun kita mempunyai kelemahan, Tuhan akan memperlengkapi dan memampukan kita untuk menjadi berkat bagi banyak orang dalam melayani-Nya.

Bermegah atas kelemahan adalah sebuah upaya yang tulus untuk menerima keadaan diri dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, serta mengimani penyertaan Tuhan yang memampukan untuk melayani. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Tidak ada orang yang sempurna, tetapi Tuhan akan menyempurnakan kita dalam kelemahan yang ada untuk menjadi saluran berkat-Nya.

Ayat Pendukung: 2 Sam. 5:1-10; Mzm. 21; 2 Kor. 11:16-33
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...
  • Kecaman Kepedulian
    Matius 11:20-24
    Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjizat-mukjizat-Nya, (Matius 11:20) Pernahkah...
  • Hanya Tuhan, Allah Kami
    1 Raja-raja 18:36-39
    Melihat kejadian itu, seluruh rakyat sujud serta berkata, “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!” (1 Raja-raja 18:39) Tanpa disadari,...
  • Takhta Allah Tak Goyah
    Mazmur 47
    Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus. (Mazmur 47:9) Dalam era digital, kita...
  • SAMBUTLAH DIA!
    Matius 10:40-42
    Siapa saja yang menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan siapa yang menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku....