Bermegah atas Kelemahan

2 Korintus 11:16-33

Belum ada komentar 1161 Views

Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku. (2Kor. 11:30)

Tidak ada seorang pun manusia di dunia ini yang tidak memiliki kelemahan. Semua memiliki kelemahan. Semua memiliki kekurangan. Persoalannya adalah tidak semua orang mau dan mampu mengakui kelemahannya. Kenyataan tersebut diperparah dengan tuntutan untuk tampil sempurna. Contoh, kita kerap mendengar orangtua yang mengatakan kepada anak lelakinya, “Jagoan tidak boleh cengeng.” Atau maraknya iklan-iklan produk kecantikan yang menciptakan standar bahwa perempuan cantik adalah perempuan yang berkulit putih, bertubuhramping serta berambut lurus. Dampak dari semua itu adalah sulitnya seseorang menerima realitasnya, yang tidak seperti diharapkan orang lain atau ditampilkan oleh citra media.

Paulus, di dalam suratnya kepada jemaat Korintus, menggambarkan dirinya denganapaadanya. Secara tidak langsung, Paulus menekankan tentang penerimaan diri sebagaimana yang sudah dialaminya. Pengalaman hidup Paulus yang berkali-kali direndahkan dan mengalami penderitaan merupakan teladan bagi jemaat Korintus untuk berdamai dengan kelemahan. Sebagai ciptaan, manusia merupakan makhluk yang lemah. Namun, Allah yang sempurna menyediakan diri-Nya agar kita dapat bergantung sepenuhnya kepada-Nya.

Bermegah atas kelemahan merupakan upaya menerima diri sekaligus mensyukuri segala sesuatu yang sudah Tuhan beri. Di dalam kelemahan kita, Allah yang sempurna senantiasa bekerja. Kelemahan pada akhirnya membuat kita menyadari akan penyertaan Allah. [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Berdamai dengan kelemahan dan ketidaksempurnaan diri merupakan wujud syukur kita kepada Allah yang sempurna.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:81-88; Yeh. 2:8—3:11; 2Kor. 11:16-33
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bukan Sekadar Mengaminkan
    Matius 13:1-9, 18-23
    “Yang ditaburkan di tanah yang baik artinya orang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada...
  • Tidak Tinggal Dalam Gelap
    Yohanes 12:44-50
    Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan....
  • Dijaga Seperti Biji Mata
    Ulangan 32:1-10
    … Dikelilingi dan diawasi-Nya dia, dijaga-Nya seperti biji mata-Nya. (Ulangan 32:10b) Ada seseorang yang memiliki barang yang dianggapnya sangat...
  • Mencondongkan Hati Kepada Firman
    Mazmur 119:105-112
    Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105) Pernahkah Saudara tersesat dalam kegelapan total? Mungkin saat...
  • ALLAH MENGASIHIMU
    Kejadian 29:31-35
    …”Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. (Kejadian 29:35) Ada orang yang...