Berlaku Setia

Wahyu 2:8-11

Belum ada komentar 411 Views

“Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.” (Why. 2:10)

“Aku berjanji akan memelihara hidup kudus denganmu, dan akan tetap mengasihimu dan melayanimu, pada waktu suka dan duka, pada waktu kelimpahan dan kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, dan akan merawatmu dengan setia sampai maut memisahkan kita.” Inilah sepenggal ucapan janji setia yang disampaikan pengantin dalam kebaktian peneguhan dan pemberkatan nikah. Persoalannya bukan pada bagaimana menghafal janji itu, namun bagaimana melaksanakannya dalam hidup pernikahan.

Jemaat di Smirna bukanlah jemaat yang kaya. Ayat 9 menyebutkan bahwa jemaat ini miskin dan juga sering mengalami kesusahan. Mereka kerap difitnah sehingga beberapa anggota jemaat mereka harus mendekam dalam penjara. Dalam kondisi yang serba susah ini, penulis kitab Wahyu menghibur, menguatkan, dan meminta mereka agar tetap setia sampai mati, karena pada akhirnya bagi mereka yang tetap setia sampai akhir akan menerima mahkota kehidupan.

Berbicara mengenai hidup dengan setia itu mudah, namun berlaku setia itu butuh perjuangan. Setia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah berpegang teguh, patuh, taat, tetap, dan teguh hati. Artinya, di dalam kata kesetiaan itu ada unsur tunduk, rendah hati, dan kesediaan diri. Bagaimana kita berlaku setia pada kebenaran firman Tuhan dalam hidup ini? Yakni dengan siap untuk tunduk dan taat kepada-Nya. [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Kami mau berlaku setia kepada-Mu, Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 86:11-17; Kej. 25:12-18; Why. 2:8-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Penolong Yang Setia
    Yohanes 14:25-26
    Namun, Penolong, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu...
  • Tak Gentar Oleh Ketakutan
    Ayub 39:13-25
    Ia menertawakan kedahsyatan dan tak pernah ketakutan; ia pantang mundur menghadapi pedang. (Ayub 39:25) Bayangkanlah seekor kuda perang dalam...
  • Suara Tuhan Di Tengah Badai
    Mazmur 29
    Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak. (Mazmur 29:4) Bayangkanlah sebuah kapal kecil di tengah laut lepas. Awan...
  • Meneguhkan Orang Yang Ragu
    Matius 28:16-20
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata..(Matius 28:17-18a) Merasa ragu adalah hal...
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....