Berlaku Setia

Wahyu 2:8-11

Belum ada komentar 405 Views

“Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.” (Why. 2:10)

“Aku berjanji akan memelihara hidup kudus denganmu, dan akan tetap mengasihimu dan melayanimu, pada waktu suka dan duka, pada waktu kelimpahan dan kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, dan akan merawatmu dengan setia sampai maut memisahkan kita.” Inilah sepenggal ucapan janji setia yang disampaikan pengantin dalam kebaktian peneguhan dan pemberkatan nikah. Persoalannya bukan pada bagaimana menghafal janji itu, namun bagaimana melaksanakannya dalam hidup pernikahan.

Jemaat di Smirna bukanlah jemaat yang kaya. Ayat 9 menyebutkan bahwa jemaat ini miskin dan juga sering mengalami kesusahan. Mereka kerap difitnah sehingga beberapa anggota jemaat mereka harus mendekam dalam penjara. Dalam kondisi yang serba susah ini, penulis kitab Wahyu menghibur, menguatkan, dan meminta mereka agar tetap setia sampai mati, karena pada akhirnya bagi mereka yang tetap setia sampai akhir akan menerima mahkota kehidupan.

Berbicara mengenai hidup dengan setia itu mudah, namun berlaku setia itu butuh perjuangan. Setia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah berpegang teguh, patuh, taat, tetap, dan teguh hati. Artinya, di dalam kata kesetiaan itu ada unsur tunduk, rendah hati, dan kesediaan diri. Bagaimana kita berlaku setia pada kebenaran firman Tuhan dalam hidup ini? Yakni dengan siap untuk tunduk dan taat kepada-Nya. [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Kami mau berlaku setia kepada-Mu, Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 86:11-17; Kej. 25:12-18; Why. 2:8-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhan Menunggu Kita Bertobat
    Lukas 5:27-32
    “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat’.’ (Lukas 5:32) Bagi seorang dog lover,...
  • Berhenti Sebentar
    1 Samuel 9:27-10:8
    “Tetapi, engkau, berhentilah sebentar, aku hendak memberitahukan firman Allah kepadamu.” (1 Samuel 9:27) Saul mendapat tugas dari ayahnya untuk...
  • Berapa Permintaan?
    Mazmur 27:1-6
    Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, hanya inilah yang kudambakan: tinggal di Rumah TUHAN… dan menikmati bait-Nya. (Mazmur 27:4)...
  • Bukan Asal Selesai
    Matius 9:14-17
    Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena kain penambal itu akan mencabik...
  • Tidak Kinclong
    Yesaya 53:1-12
    … Ia tidak tampan atau tampak mulia untuk dipandang, dan tidak punya rupa yang membuat kita menginginkannya. (Yesaya 53:2b)...