Berlaku Setia

Wahyu 2:8-11

Belum ada komentar 427 Views

“Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.” (Why. 2:10)

“Aku berjanji akan memelihara hidup kudus denganmu, dan akan tetap mengasihimu dan melayanimu, pada waktu suka dan duka, pada waktu kelimpahan dan kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, dan akan merawatmu dengan setia sampai maut memisahkan kita.” Inilah sepenggal ucapan janji setia yang disampaikan pengantin dalam kebaktian peneguhan dan pemberkatan nikah. Persoalannya bukan pada bagaimana menghafal janji itu, namun bagaimana melaksanakannya dalam hidup pernikahan.

Jemaat di Smirna bukanlah jemaat yang kaya. Ayat 9 menyebutkan bahwa jemaat ini miskin dan juga sering mengalami kesusahan. Mereka kerap difitnah sehingga beberapa anggota jemaat mereka harus mendekam dalam penjara. Dalam kondisi yang serba susah ini, penulis kitab Wahyu menghibur, menguatkan, dan meminta mereka agar tetap setia sampai mati, karena pada akhirnya bagi mereka yang tetap setia sampai akhir akan menerima mahkota kehidupan.

Berbicara mengenai hidup dengan setia itu mudah, namun berlaku setia itu butuh perjuangan. Setia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah berpegang teguh, patuh, taat, tetap, dan teguh hati. Artinya, di dalam kata kesetiaan itu ada unsur tunduk, rendah hati, dan kesediaan diri. Bagaimana kita berlaku setia pada kebenaran firman Tuhan dalam hidup ini? Yakni dengan siap untuk tunduk dan taat kepada-Nya. [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Kami mau berlaku setia kepada-Mu, Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 86:11-17; Kej. 25:12-18; Why. 2:8-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...