Berlaku Setia

Wahyu 2:8-11

Belum ada komentar 155 Views

“Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.” (Why. 2:10)

“Aku berjanji akan memelihara hidup kudus denganmu, dan akan tetap mengasihimu dan melayanimu, pada waktu suka dan duka, pada waktu kelimpahan dan kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, dan akan merawatmu dengan setia sampai maut memisahkan kita.” Inilah sepenggal ucapan janji setia yang disampaikan pengantin dalam kebaktian peneguhan dan pemberkatan nikah. Persoalannya bukan pada bagaimana menghafal janji itu, namun bagaimana melaksanakannya dalam hidup pernikahan.

Jemaat di Smirna bukanlah jemaat yang kaya. Ayat 9 menyebutkan bahwa jemaat ini miskin dan juga sering mengalami kesusahan. Mereka kerap difitnah sehingga beberapa anggota jemaat mereka harus mendekam dalam penjara. Dalam kondisi yang serba susah ini, penulis kitab Wahyu menghibur, menguatkan, dan meminta mereka agar tetap setia sampai mati, karena pada akhirnya bagi mereka yang tetap setia sampai akhir akan menerima mahkota kehidupan.

Berbicara mengenai hidup dengan setia itu mudah, namun berlaku setia itu butuh perjuangan. Setia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah berpegang teguh, patuh, taat, tetap, dan teguh hati. Artinya, di dalam kata kesetiaan itu ada unsur tunduk, rendah hati, dan kesediaan diri. Bagaimana kita berlaku setia pada kebenaran firman Tuhan dalam hidup ini? Yakni dengan siap untuk tunduk dan taat kepada-Nya. [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Kami mau berlaku setia kepada-Mu, Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 86:11-17; Kej. 25:12-18; Why. 2:8-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhan Tidak Peduli?
    Markus 4:35-41
    Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” (Mrk. 4:38) Orang yang tidak...
  • Saat Badai Reda
    Mazmur 107:1-3, 23-32
    Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia. (Mzm. 107:31) Pernah bepergian...
  • BERSERAH
    Kisah Para Rasul 21:1-16
    Karena ia tidak mau menerima nasihat kami, kami menyerah dan berkata: “Jadilah kehendak Tuhan!” (Kis. 21:14) Orang yang teguh...
  • Kata Yang Menguatkan
    Kisah Para Rasul 20:1-16
    Ia menjelajah daerah itu dan dengan banyak nasihat menguatkan hati saudara-saudara di situ. (Kis. 20:2) My mama said, “Life...
  • Sungguh-sungguh
    Yeremia 22:1-9
    “Sebab jika kamu sungguh-sungguh melakukan semuanya itu, maka melalui pintu-pintu gerbang istana ini akan berarak masuk raja-raja yang akan...