Berjumpa Keramahan Allah Dalam Kemarahannya

Nahum 1:1-13

Belum ada komentar 144 Views

TUHAN itu baik; la adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; la mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya. (Nah. 1:7)

Indonesia dikaruniai lautan yang luas beserta dengan ribuan pantainya yang terbentang indah. Namun, di balik keelokannya terdapat banyak pantai yang menyimpan potensi besar bahaya. Salah satunya adalah kawasan pantai selatan Jawa. Itulah mengapa di sejumlah pantai yang menjadi lokasi wisata, terdapat papan peringatan. Salah satu contoh kalimat peringatan yang sering dijumpai adalah: “Dilarang mandi di laut, berbahaya!” Kalimatnya tegas. Melarang. Tidak memperbolehkan.

Keramahan dan kasih Allah, pula selalu dibarengi dengan peringatan yang dengan tegas disampaikan. Ramahnya Allah mengandaikan umat yang hidupnya seturut dengan perintah- Nya. Berkat dan kebaikan disediakan bagi siapa saja yang menaati firman-Nya. Panjang sabarnya Allah berarti lambatnya la untuk marah. Karena itu, keramahan Allah perlu disambut dengan hidup baik, adil dan bertobat dari perilaku dosa. Hidup taat dan tidak bebal. Itulah nada peringatan yang disampaikan Allah melalui Nahum. Nada marahnya Allah terhadap Niniwe adalah wujud keramahan dan kasih-Nya. la tidak ingin hidup umat-Nya tenggelam terseret arus dosa. Di dalam larangan dan konsekuensi yang harus ditanggung jika melanggar, termaktub makna mendalam betapa Allah menyayangi.

Peraturan diciptakan agar kehidupan manusia tidak kacau. Agar semua orang khususnya mereka yang lemah dipayungi dan diayomi. Beragam larangan itu seumpama pagar. la menjaga supaya hidup kita tidak terperosok. [Pdt. Ayub Sektiyanto]

REFLEKSI:
“Aturan diciptakan untuk dilanggar”. Masihkah kita menghidupinya atau sudah bertobatkah kita?

Ayat Pendukung: Mzm. 75; Nah. 1:1-13; Why. 14:12-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Horizontal dan Vertikal
    Matius 22:15-22
    “Berikanlah milik kaisar kepada kaisar dan milik Allah kepada Allah.” (Matius 22:21b) Jika ketua RT di lingkungan tempat tinggal...
  • MULUTMU HARIMAUMU
    Matius 14:1-12
    Sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara....
  • Tuhan Memanggil, Tuhan Memperlengkapi
    Keluaran 31:1-11
    “Lihat, Aku telah menunjuk Bezale’el bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, dan memenuhi dia dengan Roh Allah, dengan...
  • Memang Tuhan Allah Kurang Tinggi?
    Mazmur 99
    Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, sujudlah menyembah pada tumpuan kaki-Nya! Dialah yang kudus! (Mazmur 99:5) Si kecil Tina bertanya kepada...
  • Apa Yang Kita Cari?
    Yohanes 6:25-35
    Yesus menjawab mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu...