Berjalan Bersama Sang Terang

Yohanes 12:27-36

Belum ada komentar 65 Views

“Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang.” (Yoh. 12:36)

Saat berada di dalam kegelapan kita mudah tersesat. Demikian pula saat berada di dalam ruangan yang gelap, kita dapat mencelakakan diri sendiri. Sebab, kita bisa tanpa sengaja menabrak barang-barang yang ada di sana. Saat berada di tempat asing yang gelap, kita juga akan dengan mudah membayangkan hal-hal yang buruk. Padahal, saat keadaan terang-benderang, gambaran yang buruk itu sirna sama sekali.

Mengapa banyak orang Yahudi sulit mengenali dan mengakui Yesus sebagai Mesias? Sebab, mereka membangun gambaran sendiri mengenai sosok Mesias. Tidak heran, sebab mereka berada di dalam kegelapan. Bahkan, meskipun pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan di hadapan mereka begitu jelas, mereka masih gagal paham. Itulah penyebab Yesus berkata kepada mereka, “Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, supaya kegelapan jangan menguasai kamu; barang siapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana ia pergi” (Yoh. 12:35b). Perkataan Yesus ini merupakan undangan persahabatan bagi setiap orang, bahkan bagi mereka yang menolak Yesus.

Saat kita tidak mampu melihat segala sesuatu dengan jernih, ingatlah kita membutuhkan Sang Terang. Saat kegelapan membuat kita tak mampu melihat harapan, datanglah kepada Sang Terang. Betapa pun sulitnya perjalanan kita, selama Ia beserta, kita aman. Bersama Dia, kita akan menemukan sukacita sejati di akhir perjalanan. [Pdt. Lindawati Mismanto]

REFLEKSI:
Berjalan bersama Sang Terang akan membuat kita menemukan sukacita sejati.

Ayat Pendukung: Mzm. 91:1-2, 9-16; Pkh. 3:1-8; Yoh. 12:27-36
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...