Benar Di Mata Tuhan

2 Tawarikh 34:1-7

Belum ada komentar 103 Views

Ia melakukan yang benar di mata TUHAN dan mengikuti langkah hidup Daud, bapa leluhurnya. Ia tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri. (2 Tawarikh 34:2)

Semasa hidupnya, Romo Mangun menunjukkan kehidupan spiritual yang menghamba. Ia memilih tinggal di pinggir kali Code Jogja agar dapat berinteraksi lebih dekat dengan rakyat kecil. Ia berjuang membela rakyat yang tempat tinggalnya digusur untuk pembuatan waduk Kedungombo, agar mereka bisa mendapat penggantian yang layak. Ia mendirikan sekolah percontohan agar rakyat yang kurang mampu dapat mengikuti pendidikan dengan baik. Ketika Romo Mangun tiada, banyak orang dari berbagai kalangan yang merasa kehilangan karena kehadirannya selama ini sangat menyentuh banyak orang.

Sekalipun masih muda usianya, yaitu delapan tahun, tetapi Raja Yosia mencari Allah Daud, bapa leluhurnya, dan melakukan reformasi rohani. Pertama-tama ia bertindak tegas terhadap penyimpangan pada perintah Allah, yaitu dengan menghancurkan semua tempat peribadatan kepada berhala di Yerusalem. Mezbah Baal dirobohkan, tiang-tiang berhala dan patung-patung pahatan dihancurkan. Yosia menahirkan Yehuda dan Yerusalem dari segala yang tak layak di hadapan Allah. Ia bertindak benar, tidak menyimpang ke kanan dan ke kiri, sehingga ia berkenan di hadapan TUHAN.

Menjadi teladan dalam kehidupan iman dan spiritual tidak selalu hanya dapat dilakukan oleh orang yang sudah berumur, namun anak kecil sekalipun dapat menjadi teladan bagi sesamanya. Semua itu dimulai dari hasrat untuk mengutamakan Tuhan di atas segala- galanya dan menyingkirkan segala hal yang tidak menyenangkan hati Tuhan. Teladan Yosia mendorong kita untuk berani bertindak tegas terhadap segala penyimpangan dari perintah Tuhan untuk menyatakan kebenaran. [Pdt. Melani Ajub Egne]

REFLEKSI:
Hari Tuhan pasti akan datang tanpa kita ketahui kapan waktunya. Maka masih berjagakah kita?

Ayat Pendukung: 2 Taw. 34:1-7; Mzm. 71:1-6; Kis. 10:44-48
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Pikiran Jahat
    Matius 9:2-8
    Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat dalam hatimu?” (Matius 9:4) Dalam kehidupan kita,...
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...