Belas Kasihan Allah Untuk Semua Orang

Roma 11:25-32

Belum ada komentar 108 Views

Sebab, Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya la dapat menunjukkan belas kasihan-Nya atas mereka semua. (Rm. 11:32)

Ada yang istimewa dicatat dalam sejarah pada Natal tahun 1914. Bukan kebaktian megah dengan pengkhotbah ternama di tengah ribuan umat. Tahun itu dunia mengalami Perang Dunia Pertama. Namun meski perang berkecamuk dan ada rivalitas yang besar antara tentara Sekutu dan Jerman, pada malam Natal, para tentara dari kedua pihak keluar dari parit-parit mereka dan bertemu di medan terbuka. Mereka bertukar hadiah, berbicara dan bahkan bermain bola bersama. Ternyata selalu ada momen saat manusia menemukan kesamaan dan belas kasih terhadap musuh mereka dan menciptakan kesempatan untuk perdamaian dan persahabatan.

Walaupun ada banyak orang Yahudi tidak mau percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Mesias, tetapi Rasul Paulus mengingatkan supaya orang Yahudi tidak dibenci, sebab kasih Allah adalah untuk semua orang. Allah tidak pernah membatalkan janji pemulihan kasih-Nya. Justru ketidaktaatan dari orang Yahudi harus menjadi pelajaran supaya sikap keras hati mereka itu tidak diikuti. Allah memberi kesempatan yang sama bagi semua orang untuk menerima perubahan karena belas kasihan-Nya.

Setiap pengikut Kristus tidak boleh angkuh, sebab belas kasihan Allah adalah untuk semua orang. Dengan kuasa Roh Kudus kita akan dimampukan menciptakan momen-momen untuk menyadari kesamaan harkat dan martabat sebagai manusia ciptaan Allah di tengah perbedaan yang ada dalam keseharian. Ingatlah bahwa belas kasihan berkuasa mengubahkan tatanan hidup. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah belas kasihan Allah untuk semua orang sudah memengaruhi caraku bersikap kepada orang lain?

Ayat Pendukung: Ams. 30:18-33; Mzm. 1; Rm. 11:25-32
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • BERSUKACITALAH!
    Mazmur 149
    Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1) Kita adalah manusia yang hidup...