Belajar Merasa Cukup

Filipi 4: 10-20

Belum ada komentar 183 Views

Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. (Flp. 4:11)

Penulis Mark Twain pernah berkata, “Membanding-bandingkan adalah awal dari matinya sukacita”. Kebiasaan membanding- bandingkan diri dan merasa tidak puas dengan apa yang kita miliki telah menjadi budaya di masyarakat kita. Sikap seperti ini telah mendorong banyak orang untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum dan bertentangan dengan firman Tuhan. Inilah bahayanya ketika kita tidak mampu mengendalikan diri atas sebuah keinginan.

Mari kita belajar dari sikap hidup Paulus yang dalam segala keadaan belajar merasa cukup dan senantiasa mengucap syukur. Paulus telah merasakan pahit manisnya kehidupan. Paulus menyadari bahwa dalam keadaan apa pun, baik dalam kelimpahan atau kekurangan, yang terpenting adalah belajar mencukupkan diri dalam segala hal. Belajar merasa cukup berarti senantiasa bersyukur dan tidak membiarkan diri dikuasai oleh keinginan. Oleh sebab itu, Paulus tetap menikmati kehidupannya dan bersyukur kepada Tuhan. la percaya bahwa Tuhan akan memberikan dan mencukupkan apa yang diperlukan bagi kehidupannya.

Kita juga harus belajar merasa cukup dalam hidup kita. Keinginan tidak ada batasnya. Rasa syukur membuat kita menikmati setiap berkat Tuhan dengan sukacita. Tanpa mengesampingkan sikap optimis untuk meraih suatu pencapaian, sikap belajar mencukupkan diri memampukan kita bersyukur untuk setiap berkat yang Tuhan telah berikan dalam sepanjang kehidupan kita. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Belajar merasa cukup membuat kita mampu mengendalikan keinginan dan selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

Ayat Pendukung: 2 Sam. 11:14-21; Mzm. 37:12-22; Flp. 4:10-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...