Belajar Merasa Cukup

Filipi 4: 10-20

Belum ada komentar 185 Views

Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. (Flp. 4:11)

Penulis Mark Twain pernah berkata, “Membanding-bandingkan adalah awal dari matinya sukacita”. Kebiasaan membanding- bandingkan diri dan merasa tidak puas dengan apa yang kita miliki telah menjadi budaya di masyarakat kita. Sikap seperti ini telah mendorong banyak orang untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum dan bertentangan dengan firman Tuhan. Inilah bahayanya ketika kita tidak mampu mengendalikan diri atas sebuah keinginan.

Mari kita belajar dari sikap hidup Paulus yang dalam segala keadaan belajar merasa cukup dan senantiasa mengucap syukur. Paulus telah merasakan pahit manisnya kehidupan. Paulus menyadari bahwa dalam keadaan apa pun, baik dalam kelimpahan atau kekurangan, yang terpenting adalah belajar mencukupkan diri dalam segala hal. Belajar merasa cukup berarti senantiasa bersyukur dan tidak membiarkan diri dikuasai oleh keinginan. Oleh sebab itu, Paulus tetap menikmati kehidupannya dan bersyukur kepada Tuhan. la percaya bahwa Tuhan akan memberikan dan mencukupkan apa yang diperlukan bagi kehidupannya.

Kita juga harus belajar merasa cukup dalam hidup kita. Keinginan tidak ada batasnya. Rasa syukur membuat kita menikmati setiap berkat Tuhan dengan sukacita. Tanpa mengesampingkan sikap optimis untuk meraih suatu pencapaian, sikap belajar mencukupkan diri memampukan kita bersyukur untuk setiap berkat yang Tuhan telah berikan dalam sepanjang kehidupan kita. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Belajar merasa cukup membuat kita mampu mengendalikan keinginan dan selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

Ayat Pendukung: 2 Sam. 11:14-21; Mzm. 37:12-22; Flp. 4:10-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat atas Keluarga
    Mazmur 128
    Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang yang takut akan TUHAN. (Mazmur 128:4) Sering kali penulis bertanya kepada anak-anak muda yang...
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...