Belajar Merasa Cukup

Filipi 4: 10-20

Belum ada komentar 173 Views

Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. (Flp. 4:11)

Penulis Mark Twain pernah berkata, “Membanding-bandingkan adalah awal dari matinya sukacita”. Kebiasaan membanding- bandingkan diri dan merasa tidak puas dengan apa yang kita miliki telah menjadi budaya di masyarakat kita. Sikap seperti ini telah mendorong banyak orang untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum dan bertentangan dengan firman Tuhan. Inilah bahayanya ketika kita tidak mampu mengendalikan diri atas sebuah keinginan.

Mari kita belajar dari sikap hidup Paulus yang dalam segala keadaan belajar merasa cukup dan senantiasa mengucap syukur. Paulus telah merasakan pahit manisnya kehidupan. Paulus menyadari bahwa dalam keadaan apa pun, baik dalam kelimpahan atau kekurangan, yang terpenting adalah belajar mencukupkan diri dalam segala hal. Belajar merasa cukup berarti senantiasa bersyukur dan tidak membiarkan diri dikuasai oleh keinginan. Oleh sebab itu, Paulus tetap menikmati kehidupannya dan bersyukur kepada Tuhan. la percaya bahwa Tuhan akan memberikan dan mencukupkan apa yang diperlukan bagi kehidupannya.

Kita juga harus belajar merasa cukup dalam hidup kita. Keinginan tidak ada batasnya. Rasa syukur membuat kita menikmati setiap berkat Tuhan dengan sukacita. Tanpa mengesampingkan sikap optimis untuk meraih suatu pencapaian, sikap belajar mencukupkan diri memampukan kita bersyukur untuk setiap berkat yang Tuhan telah berikan dalam sepanjang kehidupan kita. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Belajar merasa cukup membuat kita mampu mengendalikan keinginan dan selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

Ayat Pendukung: 2 Sam. 11:14-21; Mzm. 37:12-22; Flp. 4:10-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LAHIR BARU
    Yohanes 3:1-17
    Yesus menjawab, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” (Yohanes 3:3)...
  • TIDAK LAYAK
    Lukas 7:1-10
    Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku. Sebab itu, aku juga menganggap diriku tidak...
  • Kekuatan Kasih Sayang
    Mikha 7:18-20
    Kiranya la kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dasar laut yang dalam. (Mikha...
  • Realistis Tapi Berpengharapan
    Mazmur 121
    Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi....
  • Kecil Tetaplah Berharga
    Matius 18:10-14
    “Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya tersesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan...