Belajar Merasa Cukup

Filipi 4: 10-20

Belum ada komentar 184 Views

Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. (Flp. 4:11)

Penulis Mark Twain pernah berkata, “Membanding-bandingkan adalah awal dari matinya sukacita”. Kebiasaan membanding- bandingkan diri dan merasa tidak puas dengan apa yang kita miliki telah menjadi budaya di masyarakat kita. Sikap seperti ini telah mendorong banyak orang untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum dan bertentangan dengan firman Tuhan. Inilah bahayanya ketika kita tidak mampu mengendalikan diri atas sebuah keinginan.

Mari kita belajar dari sikap hidup Paulus yang dalam segala keadaan belajar merasa cukup dan senantiasa mengucap syukur. Paulus telah merasakan pahit manisnya kehidupan. Paulus menyadari bahwa dalam keadaan apa pun, baik dalam kelimpahan atau kekurangan, yang terpenting adalah belajar mencukupkan diri dalam segala hal. Belajar merasa cukup berarti senantiasa bersyukur dan tidak membiarkan diri dikuasai oleh keinginan. Oleh sebab itu, Paulus tetap menikmati kehidupannya dan bersyukur kepada Tuhan. la percaya bahwa Tuhan akan memberikan dan mencukupkan apa yang diperlukan bagi kehidupannya.

Kita juga harus belajar merasa cukup dalam hidup kita. Keinginan tidak ada batasnya. Rasa syukur membuat kita menikmati setiap berkat Tuhan dengan sukacita. Tanpa mengesampingkan sikap optimis untuk meraih suatu pencapaian, sikap belajar mencukupkan diri memampukan kita bersyukur untuk setiap berkat yang Tuhan telah berikan dalam sepanjang kehidupan kita. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Belajar merasa cukup membuat kita mampu mengendalikan keinginan dan selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

Ayat Pendukung: 2 Sam. 11:14-21; Mzm. 37:12-22; Flp. 4:10-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...
  • MENGASIHI SIAPA?
    Matius 22:34-46
    Jawab Yesus kepadanya, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. … Kasihilah...
  • Tahu atau Kenal?
    Yohanes 5:39-47
    Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa melaluinya kamu memiliki hidup yang kekal. Walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi...
  • Memberitakan Kebesaran Allah
    Ulangan 32:1-14, 18
    Sebab, nama TUHAN akan kuserukan; beritakanlah kebesaran Allah kita! (Ulangan 32:3) Di dunia maya seperti yang kita alami saat...
  • Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna
    Mazmur 90:1-6, 13-17
    Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan...