Bekas Luka Yesus

Yohanes 20:19-23

Belum ada komentar 76 Views

Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. (Yoh. 20:20)

Seorang novelis yang juga cerpenis Amerika, Catherine Ryan Hyde mengatakan, “Tidak ada dunia yang indah tanpa bekas luka.” Hyde beranggapan bahwa dunia ini mengalami banyak peristiwa yang meninggalkan bekas luka. Namun, justru dari situlah keindahan muncul.

Para murid berkumpul di suatu tempat dengan pintu tertutup dan dikunci. Mereka berkumpul dalam keadaan takut. Mereka takut, sebab mereka adalah orang-orang yang setiap hari bersama dengan Yesus yang baru saja dihukum mati. Tak disangka, di tengah-tengah ketakutan itu, Yesus datang kepada mereka. Yesus menunjukkan tangan dan lambung-Nya, yakni bagian tubuh-Nya yang dipaku dan ditikam dengan tombak. Yesus memperlihatkan bekas luka-Nya. Yesus melakukan hal itu, tentu dengan sebuah motivasi, untuk menenangkan dan menguatkan murid-murid-Nya. Bekas luka itu adalah tanda kasih dan pengorbanan-Nya, dan bukti bahwa Dia sungguh- sungguh Yesus.

Kita bisa juga mengalami situasi dan perasaan seperti para murid, yakni merasa ketakutan. Takut akan kematian, penyakit, bisnis gagal, dan lain-lain. Namun, seperti yang dialami para murid, Tuhan tidak meninggalkan kita dalam ketakutan kita. Tuhan datang. Dia hadir. Ia menunjukkan bekas luka-Nya, bukti kasih dan pengorbanan-Nya. Sama seperti pada murid-murid dahulu, Yesus pun ingin kita memiliki sukacita dan keberanian untuk melanjutkan hidup karena Dia hidup dan mengasihi kita! [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Bekas luka Yesus adalah tanda kasih dan pengorbanan-Nya bagi kita. Kasih-Nya menguatkan kita untuk tidak menyerah, tetapi terus berjuang dan berani melanjutkan hidup.

Ayat Pendukung: Mzm. 104:24-34, 35b; Yeh. 37:1-14; Yoh. 20:19-23
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Berharga Di Mata-Nya
    Matius 10:24-39
    Karena itu, janganlah takut! Kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit. (Matius 10:31) Seorang mahasiswa membagikan pendapatnya tentang iman...
  • Tiada Yang Tersembunyi
    Lukas 11:53-12:3
    Karena itu, apa yang kamu katakan dalam gelap akan didengar dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga...
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...