Bekas Luka Yesus

Yohanes 20:19-23

Belum ada komentar 74 Views

Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. (Yoh. 20:20)

Seorang novelis yang juga cerpenis Amerika, Catherine Ryan Hyde mengatakan, “Tidak ada dunia yang indah tanpa bekas luka.” Hyde beranggapan bahwa dunia ini mengalami banyak peristiwa yang meninggalkan bekas luka. Namun, justru dari situlah keindahan muncul.

Para murid berkumpul di suatu tempat dengan pintu tertutup dan dikunci. Mereka berkumpul dalam keadaan takut. Mereka takut, sebab mereka adalah orang-orang yang setiap hari bersama dengan Yesus yang baru saja dihukum mati. Tak disangka, di tengah-tengah ketakutan itu, Yesus datang kepada mereka. Yesus menunjukkan tangan dan lambung-Nya, yakni bagian tubuh-Nya yang dipaku dan ditikam dengan tombak. Yesus memperlihatkan bekas luka-Nya. Yesus melakukan hal itu, tentu dengan sebuah motivasi, untuk menenangkan dan menguatkan murid-murid-Nya. Bekas luka itu adalah tanda kasih dan pengorbanan-Nya, dan bukti bahwa Dia sungguh- sungguh Yesus.

Kita bisa juga mengalami situasi dan perasaan seperti para murid, yakni merasa ketakutan. Takut akan kematian, penyakit, bisnis gagal, dan lain-lain. Namun, seperti yang dialami para murid, Tuhan tidak meninggalkan kita dalam ketakutan kita. Tuhan datang. Dia hadir. Ia menunjukkan bekas luka-Nya, bukti kasih dan pengorbanan-Nya. Sama seperti pada murid-murid dahulu, Yesus pun ingin kita memiliki sukacita dan keberanian untuk melanjutkan hidup karena Dia hidup dan mengasihi kita! [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Bekas luka Yesus adalah tanda kasih dan pengorbanan-Nya bagi kita. Kasih-Nya menguatkan kita untuk tidak menyerah, tetapi terus berjuang dan berani melanjutkan hidup.

Ayat Pendukung: Mzm. 104:24-34, 35b; Yeh. 37:1-14; Yoh. 20:19-23
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Puji-Pujian Atas Kebesaran Tuhan
    Mazmur 104:24-34, 35b
    Aku hendak bernyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Mazmur 104:33) Saat...
  • Damai Sejati Di Balik Pintu Terkunci
    Yohanes 20:19-23
    … datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yohanes 20:19b) Rendi sedang merasa...
  • BAHAGIANYA, BAHAGIAKU?
    Matius 5:1-12
    Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya; (Matius 5:2) Dunia mengajarkan bahwa orang yang berbahagia adalah mereka yang...
  • Ketika Allah Turun Gunung
    Keluaran 19:16-25
    Lalu Musa berkata kepada TUHAN, “Tidak mungkin bangsa itu akan mendaki Gunung Sinai ini, sebab Engkau sendiri telah memperingatkan...
  • Bukan Kuda Perang Yang Menyelamatkan
    Mazmur 33:12-22
    Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, bagaimanapun tangkasnya dia tidak membuat orang luput. (Mazmur 3317) Dalam situasi genting,...