BEBAL

Lukas 7:31-35

Belum ada komentar 168 Views

“Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya.” (Luk. 7:35)

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata bebal diartikan sebagai sukar mengerti; tidak cepat menanggapi sesuatu; bodoh. Namun, apakah bebal seperti itu yang tampak di dalam bacaan kita hari ini? Apakah Yesus mengecam orang banyak bebal, semata-mata karena sikap mereka yang sukar mengerti? Tampaknya lebih dari itu.

Lukas 7:31-35 merupakan kelanjutan dari tanggapan Yesus tentang Yohanes Pembaptis. Di hadapan orang banyak, Yesus mengapresiasi Yohanes Pembaptis, sekaligus mempertanyakan cara pandang masyarakat pada saat itu, khususnya orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Yesus menggambarkan mereka seumpama anak-anak yang bersikap masa bodoh, tetapi di saat yang lain mencemooh. Yesus heran dengan sikap mereka yang bebal. Bebal yang dimaksud di sini adalah keengganan untuk membuka pikiran, yang akhirnya membuat mereka menolak segala sesuatu yang baru dan menganggapnya sebagai ancaman. Mereka bangga dengan pemikiran mereka yang sempit, kaku dan monoton. Celakanya, mereka merasa bahwa pemikiran merekalah yang benar.

Disadari atau tidak, sikap bebal juga kadang menghinggapi kita. Kita menolak pemahaman-pemahaman baru karena kita merasa terlalu lekat dengan pemahaman lama kita. Padahal, pemahaman lama yang kita pegang belum tentu benar dan belum tentu sesuai dengan konteks saat ini. Marilah kita membuka pikiran kita agar senantiasa diperbarui oleh Allah. [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Kesediaan diri untuk membuka pikiran dan menyambut kebaruan merupakan langkah terbaik agar kita terhindar dari kebebalan.

Ayat Pendukung: Mzm. 142; Am. 9:11-15; Luk. 7:31-35
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tidak Tinggal Dalam Gelap
    Yohanes 12:44-50
    Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan....
  • Dijaga Seperti Biji Mata
    Ulangan 32:1-10
    … Dikelilingi dan diawasi-Nya dia, dijaga-Nya seperti biji mata-Nya. (Ulangan 32:10b) Ada seseorang yang memiliki barang yang dianggapnya sangat...
  • Mencondongkan Hati Kepada Firman
    Mazmur 119:105-112
    Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105) Pernahkah Saudara tersesat dalam kegelapan total? Mungkin saat...
  • ALLAH MENGASIHIMU
    Kejadian 29:31-35
    …”Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. (Kejadian 29:35) Ada orang yang...
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...