BEBAL

Lukas 7:31-35

Belum ada komentar 171 Views

“Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya.” (Luk. 7:35)

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata bebal diartikan sebagai sukar mengerti; tidak cepat menanggapi sesuatu; bodoh. Namun, apakah bebal seperti itu yang tampak di dalam bacaan kita hari ini? Apakah Yesus mengecam orang banyak bebal, semata-mata karena sikap mereka yang sukar mengerti? Tampaknya lebih dari itu.

Lukas 7:31-35 merupakan kelanjutan dari tanggapan Yesus tentang Yohanes Pembaptis. Di hadapan orang banyak, Yesus mengapresiasi Yohanes Pembaptis, sekaligus mempertanyakan cara pandang masyarakat pada saat itu, khususnya orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Yesus menggambarkan mereka seumpama anak-anak yang bersikap masa bodoh, tetapi di saat yang lain mencemooh. Yesus heran dengan sikap mereka yang bebal. Bebal yang dimaksud di sini adalah keengganan untuk membuka pikiran, yang akhirnya membuat mereka menolak segala sesuatu yang baru dan menganggapnya sebagai ancaman. Mereka bangga dengan pemikiran mereka yang sempit, kaku dan monoton. Celakanya, mereka merasa bahwa pemikiran merekalah yang benar.

Disadari atau tidak, sikap bebal juga kadang menghinggapi kita. Kita menolak pemahaman-pemahaman baru karena kita merasa terlalu lekat dengan pemahaman lama kita. Padahal, pemahaman lama yang kita pegang belum tentu benar dan belum tentu sesuai dengan konteks saat ini. Marilah kita membuka pikiran kita agar senantiasa diperbarui oleh Allah. [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Kesediaan diri untuk membuka pikiran dan menyambut kebaruan merupakan langkah terbaik agar kita terhindar dari kebebalan.

Ayat Pendukung: Mzm. 142; Am. 9:11-15; Luk. 7:31-35
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...