Bahaya Percabulan

1 Korintus 7:1-7

Belum ada komentar 248 Views

… tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri. (1Kor. 7:2)

Kisah percabulan menghiasi tema film, sinetron, karya sastra dan realitas hidup sehari-hari. Aksi percabulan dilakukan dalam bentuk pornografi, pelecehan, perzinahan, dan perkosaan. Intinya nafsu seks liar menjadi motif dan penggerak tindakan, baik dipraktikkan dalam bentuk vulgar maupun terselubung. Modusnya dapat binal, tetapi juga bisa tampak saleh, dipoles dengan hukum agama.

Hampir di setiap lingkup masyarakat tidak pernah lepas dari kasus perselingkuhan dan prostitusi. Tampaknya, pernyataan Rasul Paulus tidak terlalu tepat saat menyatakan, “Tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri.” Sebab, walaupun memiliki istri atau suami, tidak menjamin seseorang tidak melakukan praktik percabulan. Kerapuhan dalam masalah seks dipengaruhi beberapa faktor, yaitu hormon testosteron, pikiran porno, trauma, dan citra diri yang negatif. Namun, utamanya adalah hati yang tidak murni sehingga gagal menghayati kesucian pikiran dan kekudusan pernikahan.

Berbagai kisah pilu tentang kehancuran kehidupan rumah tangga belum juga menghentikan intensitas percabulan dalam berbagai manifestasi. Percabulan merupakan jerat Iblis yang sangat mematikan, dengan menawarkan kenikmatan sementara. Namun, ketika kekudusan menjadi sukacita, maka nafsu percabulan akan segera sirna karena Roh Kudus memurnikan batin kita. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Sejauh mana kita menghayati panggilan dan hidup kudus dalam sukacita ilahi, juga dalam seks yang dianugerahkan Allah?

Ayat Pendukung: Mzm. 36:6-11; Yer. 3:19-25; 1Kor. 7:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...