Allah Tidak Pernah Tidak Melihat

Roma 8:31-39

Belum ada komentar 136 Views

… kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. (Rm. 8:39)

Masa isolasi mandiri dalam pandemi kadang menjadi masa keharusan yang tidak mudah. Secara fisik kita dalam kondisi lemah, tetapi harus terpisah dengan orang-orang yang kita sayangi. Begitu juga masa-masa kehilangan. Orang yang kita kasihi terlebih dahulu meninggalkan kita. Kadang, kenangan- kenangan indah bersama mereka memicu kerinduan yang besar dan dapat membuat kita larut dalam dukacita kembali.

Keadaan teraniaya—kesedihan, ketakutan, kebimbangan, dan putus asa— dapat menjadi penghalang bagi pengikut Kristus untuk mencermati pemeliharaan Allah. Namun menurut Paulus, Allah tidak pernah tidak melihat pergumulan Gereja- Nya. Sebagaimana Kristus hadir di tengah dunia dan sudah menunjukkan solidaritas-Nya melalui tubuh dan darah-Nya, kini bersama Bapa, Kristus tetap menilik dunia dengan kuasa anugerah-Nya. Kasih-Nya menembus dan mengobati semua kesedihan, kekhawatiran, dan pergumulan hidup orang-orang yang menaruh harap dan percaya pada-Nya.

Jika saat ini kita mengalami kesepian karena harus terpisah dengan orang yang dekat pada kita, ingatlah bahwa Kristus melihat, memahami, dan mengasihi kita semua. Ada saatnya Ia akan mengaruniakan apa yang kita rindukan sesuai rencana dan kehendak-Nya. Karya Allah bagi dunia ini tidak pernah berubah sedari awal. Ia menghendaki kita mengalami persekutuan dalam kasih-Nya dan dengan sesama ciptaan-Nya. Tidak ada apa pun atau siapa pun yang dapat menghalanginya. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah kita mau menerima kasih Kristus yang meneguhkan dan mengobati hati sewaktu mengalami pergumulan?

Ayat Pendukung: Mzm. 79:1-9; Yer. 8:1-13; Rm. 8:31-39
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...