Allah Tidak Memandang Muka

Galatia 2:1-10

Belum ada komentar 1625 Views

Dan mengenai mereka yang dianggap terpandang itu – bagaimana kedudukan mereka dahulu, itu tidak penting bagiku, sebab Allah tidak memandang muka – bagaimanapun juga, mereka yang terpandang itu tidak memaksakan sesuatu yang lain kepadaku. (Gal. 2:6)

“Ah, dia mah anak penjabat, pasti dia dihormati.” Pernah mendengar atau justru mengatakan hal semacam ini? Memang, umumnya, orang yang mempunyai jabatan dan status sosial yang tinggi akan lebih dihormati dibanding orang yang tidak punya jabatan apa pun.

Dalam perikop ini, Paulus masih terus mengingatkan perihal banyaknya saudara-saudara palsu. Siapakah mereka? Mereka adalah orang-orang yang menyelundup ke dalam jemaat dan mencoba memengaruhi jemaat untuk mengikuti pandangannya. Bukan hanya itu, Paulus pun harus menemui orang-orang asing yang dianggap terpandang. Akan tetapi, Paulus dengan tegas mengatakan bahwa Allah tidak memandang muka. Latar belakang orang, seperti status sosial, suku bangsa, sunat atau tidak sunat, dan hal lainnya tidak menjadi penghambat untuk orang mengenal Allah dan beriman kepada-Nya. Kebenaran Injil harus terus ditegakkan di tengah beragamnya orang yang mendengar pengajaran Paulus. Namun, tantangan yang ada tidak membuat Paulus patah semangat karena baginya, Allah tidak memandang muka dan Allah memampukan Paulus berkarya untuk banyak orang.

Menghormati orang lain adalah hal yang baik. Akan tetapi, dalam membangun iman, kehormatan ini bukan pada manusia, melainkan pada Tuhan semata. Baik terpandang atau tidak, semua orang sama di hadapan Allah. Allah tidak memandang muka. Anugerah-Nya sama kepada setiap orang yang mendengar ajaran-Nya.

REFLEKSI:
Allah tidak memandang latar belakang kita. Kita semua disambut-Nya asalkan kita mau mendengarkan firman-Nya..

Ayat Pendukung: Mzm. 27:1-6; 1Sam. 9:27—10:8; Gal. 2:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ketika Pikiran Kita Dibuka
    Lukas 24:44-53
    Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. (Lukas 24:45) Pernahkah Saudara membaca buku atau mendengar penjelasan...
  • Dua Sisi Mata Uang
    Yohanes 16:16-24
    Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira. Kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan...
  • Tenang Di Tengah Badai
    Mazmur 93
    TUHANlah Raja, la berpakaian kemegahan, TUHAN berpakaian, berikatpinggangkan kekuatan. Sungguh, bumi tegak, tidak akan goyah. (Mazmur 93:1) Bayangkan seorang...
  • Mengingat Agar Tak Terjatuh
    Ulangan 9:8-17
    Di Horeb kamu sudah membangkitkan amarah TUHAN, bahkan TUHAN begitu murka kepadamu, sehingga Ia mau memunahkan kamu. (Ulangan 9:8)...
  • Tetap Ditolong
    Yohanes 14:15-21
    Aku akan minta kepada Bapa, dan la akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya la menyertai kamu selama-lamanya....