Allah Sang Pencipta

Mazmur 8

1 Komentar 570 Views

Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan. (Mzm. 8:2)

Seorang teman menjalani operasi “bypass” jantung di sebuah rumah sakit. Ia kemudian pun bercerita bahwa ada 4 pembuluh darah yang harus di-bypass, lalu diganti dengan pembuluh darah yang diambil dari lengan dan kakinya. Ia pun menunjukkan bagian tangan dan kakinya yang dioperasi untuk diambil pembuluh darahnya. Percakapan kami berhenti pada kesimpulan: “Betapa luar biasanya Tuhan yang menciptakan manusia, Ia sudah mempersiapkan segalanya dengan begitu baiknya.”

Mazmur 8 ini berisi kekaguman pemazmur akan kemuliaan dan keagungan Allah yang telah menciptakan segala sesuatu dengan sangat baik. Maka, tidak heran jika ada penafsir yang menyebutkan bahwa Mazmur 8 adalah sebuah kidung yang memuliakan Allah pencipta. Kekaguman yang dirasakan oleh Daud membuatnya semakin menyadari akan kerendahannya sebagai makhluk ciptaan Tuhan (ay. 5), namun diberi kehormatan; dikaruniai mahkota kemuliaan (ay. 6).

Tuhan Sang Pencipta segala sesuatu, menciptakan manusia dengan sangat luar biasa. Betapa tidak, ketika menciptakan manusia, Tuhan juga menyertakan “spare part” dalam tubuh manusia bilamana perlu diganti. Pengenalan yang benar akan kebesaran Allah dan kesadaran sebagai makhluk ciptaan Allah, seharusnya menuntun manusia untuk menemukan jati dirinya di hadapan Allah dan membuat kita menjadi orang yang rendah hati, karena pada dasarnya kita adalah makhluk ciptaan Tuhan. [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Tuhan, mampukanlah kami menjadi orang yang rendah hati, serta dapat menghargai anugerah kehidupan yang Engkau berikan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 8; Ayb. 38:1-11; 2Tim. 1:8-12a
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Yosafati Gulö

    Benar banget bu Pendeta. Sungguh tak terpikirkan bagaimana Tuhan menciptakan manusia dengan segala perlengkapan yang disiapkan secara antidipatif. Menghadapi penyakit, Tuhan sudah menyiapkan “pasukan” yang memproteksi tubuh, bahkan menyerang “pasukan” [enyerang tubuh.Tak satu pun komponen dalam tubuh yang terlewat dari perhatian Tuhan, termasuk “spare part” pengganti manakala diperlukan.

    Terima kasih sudah mengingatkan kita agar tetap rendah hati di hadapan Tuhan. Amin

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...
  • Iri Hati
    Matius 20:1-16
    “Tidakkah aku boleh mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Matius 20:15) Iri...
  • Muliakan Tuhan Dengan Kekayaan
    Matius 19:23-30
    “Sekaii lagi Aku berkata kepadamu: Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan...
  • Berhenti Bersungut
    Keluaran 16:1-21
    Di padang gurun itu segenap umat Israel bersungut-sungut kepada Musa dan Harun. (Keluaran 16:2) Seorang ibu mengalami depresi akibat...
  • MISSION IMPOSSIBLE
    Mazmur 105:1-6, 37-45
    Dibuka-Nya gunung batu, terpancarlah air, lalu mengalir di padang-padang kering seperti sungai. (Mazmur 105:41) Dalam menjalani kehidupan, mungkin kita...