Allah Sang Pencipta

Mazmur 8

1 Komentar 558 Views

Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan. (Mzm. 8:2)

Seorang teman menjalani operasi “bypass” jantung di sebuah rumah sakit. Ia kemudian pun bercerita bahwa ada 4 pembuluh darah yang harus di-bypass, lalu diganti dengan pembuluh darah yang diambil dari lengan dan kakinya. Ia pun menunjukkan bagian tangan dan kakinya yang dioperasi untuk diambil pembuluh darahnya. Percakapan kami berhenti pada kesimpulan: “Betapa luar biasanya Tuhan yang menciptakan manusia, Ia sudah mempersiapkan segalanya dengan begitu baiknya.”

Mazmur 8 ini berisi kekaguman pemazmur akan kemuliaan dan keagungan Allah yang telah menciptakan segala sesuatu dengan sangat baik. Maka, tidak heran jika ada penafsir yang menyebutkan bahwa Mazmur 8 adalah sebuah kidung yang memuliakan Allah pencipta. Kekaguman yang dirasakan oleh Daud membuatnya semakin menyadari akan kerendahannya sebagai makhluk ciptaan Tuhan (ay. 5), namun diberi kehormatan; dikaruniai mahkota kemuliaan (ay. 6).

Tuhan Sang Pencipta segala sesuatu, menciptakan manusia dengan sangat luar biasa. Betapa tidak, ketika menciptakan manusia, Tuhan juga menyertakan “spare part” dalam tubuh manusia bilamana perlu diganti. Pengenalan yang benar akan kebesaran Allah dan kesadaran sebagai makhluk ciptaan Allah, seharusnya menuntun manusia untuk menemukan jati dirinya di hadapan Allah dan membuat kita menjadi orang yang rendah hati, karena pada dasarnya kita adalah makhluk ciptaan Tuhan. [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Tuhan, mampukanlah kami menjadi orang yang rendah hati, serta dapat menghargai anugerah kehidupan yang Engkau berikan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 8; Ayb. 38:1-11; 2Tim. 1:8-12a
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Yosafati Gulö

    Benar banget bu Pendeta. Sungguh tak terpikirkan bagaimana Tuhan menciptakan manusia dengan segala perlengkapan yang disiapkan secara antidipatif. Menghadapi penyakit, Tuhan sudah menyiapkan “pasukan” yang memproteksi tubuh, bahkan menyerang “pasukan” [enyerang tubuh.Tak satu pun komponen dalam tubuh yang terlewat dari perhatian Tuhan, termasuk “spare part” pengganti manakala diperlukan.

    Terima kasih sudah mengingatkan kita agar tetap rendah hati di hadapan Tuhan. Amin

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tidak Sendirian
    Mazmur 142
    Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku, “Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang hidup!” (Mazmur 142:6) Semua orang, dalam...
  • Bukan Sekadar Mengaminkan
    Matius 13:1-9, 18-23
    “Yang ditaburkan di tanah yang baik artinya orang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada...
  • Tidak Tinggal Dalam Gelap
    Yohanes 12:44-50
    Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan....
  • Dijaga Seperti Biji Mata
    Ulangan 32:1-10
    … Dikelilingi dan diawasi-Nya dia, dijaga-Nya seperti biji mata-Nya. (Ulangan 32:10b) Ada seseorang yang memiliki barang yang dianggapnya sangat...
  • Mencondongkan Hati Kepada Firman
    Mazmur 119:105-112
    Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105) Pernahkah Saudara tersesat dalam kegelapan total? Mungkin saat...