Allah Sang Pencipta

Mazmur 8

1 Komentar 579 Views

Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan. (Mzm. 8:2)

Seorang teman menjalani operasi “bypass” jantung di sebuah rumah sakit. Ia kemudian pun bercerita bahwa ada 4 pembuluh darah yang harus di-bypass, lalu diganti dengan pembuluh darah yang diambil dari lengan dan kakinya. Ia pun menunjukkan bagian tangan dan kakinya yang dioperasi untuk diambil pembuluh darahnya. Percakapan kami berhenti pada kesimpulan: “Betapa luar biasanya Tuhan yang menciptakan manusia, Ia sudah mempersiapkan segalanya dengan begitu baiknya.”

Mazmur 8 ini berisi kekaguman pemazmur akan kemuliaan dan keagungan Allah yang telah menciptakan segala sesuatu dengan sangat baik. Maka, tidak heran jika ada penafsir yang menyebutkan bahwa Mazmur 8 adalah sebuah kidung yang memuliakan Allah pencipta. Kekaguman yang dirasakan oleh Daud membuatnya semakin menyadari akan kerendahannya sebagai makhluk ciptaan Tuhan (ay. 5), namun diberi kehormatan; dikaruniai mahkota kemuliaan (ay. 6).

Tuhan Sang Pencipta segala sesuatu, menciptakan manusia dengan sangat luar biasa. Betapa tidak, ketika menciptakan manusia, Tuhan juga menyertakan “spare part” dalam tubuh manusia bilamana perlu diganti. Pengenalan yang benar akan kebesaran Allah dan kesadaran sebagai makhluk ciptaan Allah, seharusnya menuntun manusia untuk menemukan jati dirinya di hadapan Allah dan membuat kita menjadi orang yang rendah hati, karena pada dasarnya kita adalah makhluk ciptaan Tuhan. [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Tuhan, mampukanlah kami menjadi orang yang rendah hati, serta dapat menghargai anugerah kehidupan yang Engkau berikan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 8; Ayb. 38:1-11; 2Tim. 1:8-12a
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Yosafati Gulö

    Benar banget bu Pendeta. Sungguh tak terpikirkan bagaimana Tuhan menciptakan manusia dengan segala perlengkapan yang disiapkan secara antidipatif. Menghadapi penyakit, Tuhan sudah menyiapkan “pasukan” yang memproteksi tubuh, bahkan menyerang “pasukan” [enyerang tubuh.Tak satu pun komponen dalam tubuh yang terlewat dari perhatian Tuhan, termasuk “spare part” pengganti manakala diperlukan.

    Terima kasih sudah mengingatkan kita agar tetap rendah hati di hadapan Tuhan. Amin

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...
  • MENGASIHI SIAPA?
    Matius 22:34-46
    Jawab Yesus kepadanya, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. … Kasihilah...
  • Tahu atau Kenal?
    Yohanes 5:39-47
    Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa melaluinya kamu memiliki hidup yang kekal. Walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi...