ALIYAH

Yeremia 31:7-14

Belum ada komentar 88 Views

Sesungguhnya, Aku akan membawa mereka dari tanah utara dan akan mengumpulkan mereka dari ujung bumi; di antara mereka ada orang buta dan lumpuh, ada perempuan yang mengandung bersama-sama dengan perhimpunan yang melahirkan; dalam kumpulan besar mereka akan kembali ke mari! (Yer. 31:8)

Makna kata aliyah dalam bahasa Ibrani menunjuk pada peristiwa kepulangan kembali umat Israel ke Tanah Terjanji. Mereka semula menjadi umat yang terpencar (diaspora) di berbagai wilayah dan negara. Namun, dengan iman mereka memercayai janji Allah bahwa kelak mereka akan kembali pulang untuk hidup bersama di satu wilayah yang Tuhan pernah janjikan.

Terpencarnya umat Israel ke seluruh dunia terjadi karena hukuman Allah. Namun, melalui peristiwa aliyah, Tuhan berkenan memulihkan mereka. Allah akan mengembalikan dan mengumpulkan mereka dari seluruh ujung bumi. Ini menjadi dasar suasana sukacita yang mewarnai nubuat nabi Yeremia di pasal 31. Di balik peristiwa aliyah, terkandung penyelamatan Tuhan yang holistik. Gambaran tentang orang-orang yang buta dan lumpuh disembuhkan, dan para perempuan yang mengandung dikumpulkan bersama dengan perempuan yang melahirkan memiliki makna status “sisa Israel” kini bukan lagi “sisa” (Yer. 31:7).

Kristus adalah manifestasi Yerusalem Baru. Peristiwa aliyah saat ini telah menjadi realitas dalam kehidupan umat percaya. Umat dari berbagai bangsa telah datang bersekutu dalam kasih Kristus. Namun, pada saat yang sama juga belum mencapai penggenapannya karena kita semua masih berziarah di padang gurun dunia. Gereja dipanggil menjadi saksi Kristus yang menaburkan benih-benih firman kepada sesama dalam berbagai bidang kehidupan. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Di dalam dan melalui Kristus, kita menemukan damai sejahtera sejati dan kekal.

Ayat Pendukung: Mzm. 72; Yer. 31:7-14; Yoh. 1:10-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • AMPUNILAH DIA!
    Lukas 17:1-4
    Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. (Lukas 17:3) Dalam kehidupan masyarakat...
  • Tak Tahu Harus Berbuat Apa
    2 Tawarikh 20:5-12
    “Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.” (2 Tawarikh 20:12b) Seorang manajer muda...
  • Jangan Aku Tertidur Dan Mati
    Mazmur 13
    Pandanglah dan jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati. (Mazmur 13:4) Jam...
  • Roh Kudus Yang Berkata-Kata
    Matius 10:5-23
    Sebab, bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. (Matius 10:20) Mungkin kita...
  • Tak Dilupakan Tuhan
    Kejadian 25:12-18
    Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12) Seorang anak...