AKU TAHU

Wahyu 2:8-11

Belum ada komentar 93 Views

“Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.” (Why. 2:10)

Banyak orang menganggap penting untuk tahu tentang masa depannya. Itulah penyebab ramalan laris manis sejak dulu. Namun, apa jadinya jika kita tahu masa depan, tetapi tidak mampu berbuat apa-apa? Jangan-jangan hidup kita hari ini justru dihantui oleh ketakutan akan masa depan.

Ada Pribadi yang bukan hanya tahu, tetapi berada di masa lalu sekaligus masa depan kita. Dia adalah Yang Mahakuasa. Dia yang memperkenalkan diri sebagai “Yang Awal dan Yang Akhir” (Why. 2:8). “Aku tahu” (Why. 2:9). Itulah yang dikatakan Kristus kepada jemaat-Nya di Smirna, yang saat itu sedang mengalami aniaya. Kalau Allah diam, sementara umat-Nya mengalami penderitaan, itu tidak berarti Ia tidak peduli. “Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu,” itulah yang Tuhan katakan. Ia tahu. Karena itu, Ia memberi penguatan dan penghiburan, “Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita!” (Why. 2:10). Penguatan ini sepatutnyalah membuat jemaat di Smirna tetap setia sampai akhir hidup mereka.

“Aku tahu!” Apa dampak perkataan ini jika kita dengarkan saat kita sedang mengalami penderitaan; saat kita merasa tak seorang pun memahami kita; saat kita merasa keadaan tidak berubah, meski sudah berdoa ribuan kali banyaknya? Perkataan Tuhan, “Aku tahu,” kiranya menjadi kekuatan bagi kita untuk menjalani kehidupan kita hari ini dan bertahan serta setia dalam keadaan apa pun sampai akhir. [Pdt. Lindawati Mismanto]

REFLEKSI:
Perkataan Tuhan, “Aku tahu,” adalah kekuatan yang memampukan kita bertahan dalam kesulitan dan tetap setia.

Ayat Pendukung: Mzm. 63:2-9; Dan. 3:19-30; Why. 2:8-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...