Aku Bukan Terang Itu

Yohanes 1:6-8; 19-28

Belum ada komentar 83 Views

… ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. (Yoh. 1:8)

Dalam keseharian, ada istilah penjilat. Istilah penjilat adalah kiasan, artinya adalah seseorang yang didorong oleh kondisinya untuk bicara atau berbuat secara berlebihan tentang kebaikan orang lain. Orang lain yang diceritakannya bisa orang besar atau berpengaruh. Namun biasanya, orang lain itu adalah orang yang darinya si penjilat memperoleh keuntungan. Penjilat biasanya didorong oleh kebutuhan atau ambisi untuk mencapai sesuatu. Oleh karena itu, ia harus melewati kebaikan seseorang yang berpengaruh. Maka, si penjilat, entah terpaksa atau tabiat, “menjilat“ seseorang. Ia mencari muka, agar orang yang dijilatnya itu memandangnya.

Yohanes bukan penjilat. Ia adalah pemberita terang, namun bukan terang itu sendiri. Terang yang diberitakannya adalah Kristus yang akan datang. Meskipun ia lebih dahulu menjadi besar sebelum Yesus, namun ia tahu siapa dirinya. Ia hanya pendahulu, seorang saksi tentang Kristus.

Godaan setiap orang yang besar adalah ingin menjadi lebih besar lagi. Itu baik. Namun, waspadalah supaya jangan melebihi Allah. Jangan bersaksi tentang diri sendiri, tetapi tentang Allah. Menjadi besar bagus, namun jangan kita lupa diri. Kita hanya utusan Allah yang mempersaksikan Kristus. Tidak lebih. Saat kita menjadi besar, dengan memiliki kekuasaan atau kekayaan, adalah saat Allah hendak memakai kita untuk menjadi saksi dan utusan-Nya di dunia. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Kami berdoa bagi setiap orang berpengaruh untuk takut hanya kepada-Mu, ya Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 61:1-4, 8-11; Mzm. 126; 1Tes. 5:16-24; Yoh. 1:6-8, 19-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....
  • Menyadari Kehadiran Allah
    Mazmur 39
    Dengarkanlah doaku, ya TUHAN, dan berilah telinga kepada teriakku minta tolong, janganlah berdiam diri melihat air mataku! (Mzm. 39:13)...