Ahli Waris

Galatia 4:1-7

Belum ada komentar 1183 Views

Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah. (Gal. 4:7)

Warisan dapat menjadi persoalan ketika seseorang yang memiliki harta meninggal dunia. Rebutan warisan di antara keluarga atau ahli waris kerap terjadi. Persoalan muncul antara lain karena mendiang menjanjikan hal yang sama kepada pewaris yang berbeda, tak adanya saksi ketika pembagian warisan dilakukan, atau karena ada anggota keluarga yang merasa lebih berhak. Ada begitu banyak persoalan mengenai warisan yang dapat terjadi. Sikap kekeluargaan adalah cara terbaik untuk menyelesaikannya, dengan duduk bersama dan berbagi.

Berbeda dengan itu, ahli waris Kerajaan Allah tidak dapat digugat. Warisan yang kita miliki sebagai anak-anak Allah adalah warisan keselamatan yang secara istimewa diberikan kepada setiap kita. Warisan itu telah dinyatakan sejak zaman Abraham yang memperoleh perjanjian dari Tuhan. Lalu, diteruskan dalam sejarah umat Allah. Dalam Kristus, kita memiliki perjanjian yang baru, yang membuat kita menjadi anak-anak Allah. Warisan yang Tuhan berikan adalah warisan untuk semua orang yang percaya.

Hiduplah dalam syukur karena kita memiliki warisan surgawi yang besar. Sebagai anak-anak Allah, kita dipanggil untuk hidup dalam keharmonisan satu dengan yang lain, saling mendukung dan menguatkan, dan bukan saling mengklaim dan berebut posisi paling terhormat. Semua orang Kristen, semua gereja, mestilah hidup dalam persaudaran yang rukun, karena semua gereja Tuhan adalah anak-anak Allah yang sama. (Pdt. Novita Sutanto) 

DOA:

Tuhan, mampukan kami hidup rukun bersama dengan saudara-saudari dalam persekutuan iman kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 80:2-8, 18-20; 2Sam. 7:18-22; Gal. 4:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MENCLA-MENCLE
    Matius 16:21-28
    “… sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23c) “Mencla-mencle” adalah istilah...
  • Terima Kasih
    Matius 8:14-17
    …Ia pun bangun dan melayani Dia. (Matius 8:15b) Ada dua kata yang diajarkan oleh orangtua ketika kita masih kecil,...
  • Menahan Kejahatan
    2 Tesalonika 2:7-12
    Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan….(2 Tesalonika 2:7a) Kemudahan dalam memperoleh akses...
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...