Ahli Waris

Galatia 4:1-7

Belum ada komentar 1158 Views

Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah. (Gal. 4:7)

Warisan dapat menjadi persoalan ketika seseorang yang memiliki harta meninggal dunia. Rebutan warisan di antara keluarga atau ahli waris kerap terjadi. Persoalan muncul antara lain karena mendiang menjanjikan hal yang sama kepada pewaris yang berbeda, tak adanya saksi ketika pembagian warisan dilakukan, atau karena ada anggota keluarga yang merasa lebih berhak. Ada begitu banyak persoalan mengenai warisan yang dapat terjadi. Sikap kekeluargaan adalah cara terbaik untuk menyelesaikannya, dengan duduk bersama dan berbagi.

Berbeda dengan itu, ahli waris Kerajaan Allah tidak dapat digugat. Warisan yang kita miliki sebagai anak-anak Allah adalah warisan keselamatan yang secara istimewa diberikan kepada setiap kita. Warisan itu telah dinyatakan sejak zaman Abraham yang memperoleh perjanjian dari Tuhan. Lalu, diteruskan dalam sejarah umat Allah. Dalam Kristus, kita memiliki perjanjian yang baru, yang membuat kita menjadi anak-anak Allah. Warisan yang Tuhan berikan adalah warisan untuk semua orang yang percaya.

Hiduplah dalam syukur karena kita memiliki warisan surgawi yang besar. Sebagai anak-anak Allah, kita dipanggil untuk hidup dalam keharmonisan satu dengan yang lain, saling mendukung dan menguatkan, dan bukan saling mengklaim dan berebut posisi paling terhormat. Semua orang Kristen, semua gereja, mestilah hidup dalam persaudaran yang rukun, karena semua gereja Tuhan adalah anak-anak Allah yang sama. (Pdt. Novita Sutanto) 

DOA:

Tuhan, mampukan kami hidup rukun bersama dengan saudara-saudari dalam persekutuan iman kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 80:2-8, 18-20; 2Sam. 7:18-22; Gal. 4:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Meneguhkan Orang Yang Ragu
    Matius 28:16-20
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata..(Matius 28:17-18a) Merasa ragu adalah hal...
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...
  • Kita Bukan Penonton
    Mazmur 8
    Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya. (Mazmur 8:7) Selama puluhan tahun, wilayah...
  • Mengalirkah Airmu?
    Yohanes 7:37-39
    Siapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup.” (Yohanes...