Ahli Waris

Galatia 4:1-7

Belum ada komentar 209 Views

Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah. (Gal. 4:7)

Warisan dapat menjadi persoalan ketika seseorang yang memiliki harta meninggal dunia. Rebutan warisan di antara keluarga atau ahli waris kerap terjadi. Persoalan muncul antara lain karena mendiang menjanjikan hal yang sama kepada pewaris yang berbeda, tak adanya saksi ketika pembagian warisan dilakukan, atau karena ada anggota keluarga yang merasa lebih berhak. Ada begitu banyak persoalan mengenai warisan yang dapat terjadi. Sikap kekeluargaan adalah cara terbaik untuk menyelesaikannya, dengan duduk bersama dan berbagi.

Berbeda dengan itu, ahli waris Kerajaan Allah tidak dapat digugat. Warisan yang kita miliki sebagai anak-anak Allah adalah warisan keselamatan yang secara istimewa diberikan kepada setiap kita. Warisan itu telah dinyatakan sejak zaman Abraham yang memperoleh perjanjian dari Tuhan. Lalu, diteruskan dalam sejarah umat Allah. Dalam Kristus, kita memiliki perjanjian yang baru, yang membuat kita menjadi anak-anak Allah. Warisan yang Tuhan berikan adalah warisan untuk semua orang yang percaya.

Hiduplah dalam syukur karena kita memiliki warisan surgawi yang besar. Sebagai anak-anak Allah, kita dipanggil untuk hidup dalam keharmonisan satu dengan yang lain, saling mendukung dan menguatkan, dan bukan saling mengklaim dan berebut posisi paling terhormat. Semua orang Kristen, semua gereja, mestilah hidup dalam persaudaran yang rukun, karena semua gereja Tuhan adalah anak-anak Allah yang sama. (Pdt. Novita Sutanto) 

DOA:

Tuhan, mampukan kami hidup rukun bersama dengan saudara-saudari dalam persekutuan iman kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 80:2-8, 18-20; 2Sam. 7:18-22; Gal. 4:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Saksi Iman
    Ibrani 11:17-22
    Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. (Ibr. 11:22) Kita...
  • Tulus Dan Bersih Hati
    Mazmur 73:1-20
    Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya. (Mzm. 73:1) Iri hati terhadap...
  • Bertekun Membangun Jembatan
    Ibrani 12:3-13
    Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan...
  • Meruntuhkan Tembok
    Amsal 8:32-9:6
    “Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur, buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.”...
  • EFATA!
    Markus 7:24-37
    Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: “Efata!”, artinya: Terbukalah! (Mrk. 7:34) “Yesus Kristus Sang...