Adil, setia dan rendah hati

Adil, setia dan rendah hati

Mikha 6:1-8

Belum ada komentar 73 Views

Konon kabarnya, ibadah kita sekarang ini semakin rumit. Ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi umat dan apalagi pemimpin ibadah sebelum mereka datang menghadap Tuhan. Dari cara berpakaian tertentu, pemahaman tentang warna warni liturgis, cara dan intonasi membaca Alkitab, kemampuan menyanyi terutama Mazmur dan banyak lainnya.

Tentu semuanya itu baik. Menghadap Tuhan memang tidak bisa asal-asalan. Menghadiri undangan seorang sahabat saja, kita perlu mematut diri dan kadang menghabiskan uang untuk ke salon. Apalagi menghadap Tuhan! Nampaknya jemaatpun setuju dengan kerumitan ibadah ini. Hal ini nampak dari kekritisan jemaat menyoroti soal cara berpakaian, kemampuan membaca dan menyanyi bahkan kesiapan seluruh pendukung ibadah termasuk semua peralatan elektronik.

Tetapi pernahkah kita melihat ke dalam diri kita, ke dalam keseharian kita? Sikap hidup dan perilaku kita? Tanpa meremehkan segala kerumitan ibadah yang saya katakan tadi, yang paling penting buat Tuhan adalah sikap hidup seseorang! Berbicara soal ibadah korban dalam PL, Nabi Mikha mengatakan: yang penting bukan korban bakaran, bukan kualitas domba korban dan segala macam minyak yang dipakai dalam ibadah korban (Mikha 6:6-7). Yang penting adalah: BERLAKU ADIL, MENCINTAI KESETIAAN DAN HIDUP DENGAN RENDAH HATI DI HADAPAN ALLAHMU! (Mikha 6:8).

Mari kita kritis terhadap diri kita sendiri. Mempersiapkan diri sebelum menghadap Tuhan. Mari kita datang menghadap Tuhan dengan membawa sikap hidup kita yang adil, setia dan rendah hati. Semoga Tuhan berkenan atas segala ibadah kita.

(rudjak)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bertobat dan Percayalah
    Dalam pembacaan Injil minggu ini, Yesus mengatakan empat hal yang sangat tajam dan jelas. Dua yang pertama adalah pernyataan...
  • Filipus dan Natanael
    Yohanes 1:43-51
    Injil Yohanes dalam bacaan minggu ini menunjukkan dua tipe orang beriman. Filipus yang merujuk pada Musa dan kitab Taurat,...
  • TOHU WABOHU
    Kejadian 1:1-5 dan Markus 1:4-11
    Dengan apik penulis Injil Markus menuliskan sebuah keterangan bahwa seruan pertobatan Yohanes Pembaptis justru disampaikan di tengah padang gurun...
  • Sang Kekal Diam Bersama Kita
    Yohanes 1:14
    Seorang sastrawan bernama Goenawan Moehamad menulis sebuah catatan, “Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan dengan sejarah. Tapi pada...
  • Simeon: Siap Mati dan Berani Hidup
    Lukas 2:29-30
    Salah satu sisi kelam dari pandemi Covid-19 yang paling mendukakan kita semua adalah terenggutnya kehidupan orang-orang yang kita kasihi...