Mengasihi Hingga Terluka

Mengasihi Hingga Terluka

Belum ada komentar 507 Views

Pemulihan berarti mengembalikan suatu keadaan kembali seperti semula.

Sejak Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa, seluruh keturunannya mengalami kejatuhan di dalam dosa. Kita dan genersai  kita  juga  lahir di dalam dosa. Dan dosa memisahkan kita dari keadaan yang indah, intim, serta harmonis, bersama dengan Tuhan dan sesama.

Anak saya di usia 3,5 tahun pernah mencurahkan isi hatinya, “Mami, saya ingin taat tapi saya tidak bisa taat!” Sejak kecil kita bergumul untuk keluar dari ikatan dosa, namun kita tidak sanggup melakukannya. Namun sungguh, Allah yang kaya akan kasih dan pengampunan, memberi diri-Nya agar kita dimampukan keluar dari dosa.

Ia bahkan memilih jalan derita untuk menanggung sakit atas dosa kita. Tema Kasih Yang Memulihkan hanya dapat terjadi jika Kasih Allah yang besar diberikannya kepada kita. Ia mengasihi hingga terluka, agar kita yang terluka dipulihkannya.

Kasih Allah yang menyelamatkan kita dari dosa sesungguhnya dapat kita alami dengan berbagai cara. Ada yang mengalami kasih Allah dengan diselamatkan-Nya dari kematian atau sakit parah yang mematikan, sehingga hasilnya: seluruh hidup orang tersebut dengan penuh semangat diberikan bagi Tuhan. Ada pula yang menyadari Kasih Allah dengan haru melaui berbagai pernyataan umum seperti melihat pemandangan, mendengar alunan musik nan indah, atau melalui hasil karya manusia. Namun, karya terbesar adalah Karya Kasih di Kalvari. Ketika ia mengosongkan diri-Nya, mengambil rupa seorang hamba dan menjadi sama seperti kita. Agar kita yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan  beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).

Sentuhan secara personal dan emosional itu, Dia tujukan kepada setiap kita. Membuat kita tersentuh. Ya tersentuh oleh kasih-Nya.

Pertanyaannya :

  1. Sudahkah saudara mengalami kasih Allah yang menyelamatkan dan memulihkan saudara secara personal dan emosional ?
  2. Sudahkah kasih itu mendorong kita untuk juga mengasihi hingga terluka seperti Dia?

 

Salam pemulihan Riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...
  • MENGAMPUNI TANPA KENDALI
    Matius18:21-35
    “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Sebuah pertanyaan...