Mengasihi Hingga Terluka

Mengasihi Hingga Terluka

Belum ada komentar 293 Views

Pemulihan berarti mengembalikan suatu keadaan kembali seperti semula.

Sejak Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa, seluruh keturunannya mengalami kejatuhan di dalam dosa. Kita dan genersai  kita  juga  lahir di dalam dosa. Dan dosa memisahkan kita dari keadaan yang indah, intim, serta harmonis, bersama dengan Tuhan dan sesama.

Anak saya di usia 3,5 tahun pernah mencurahkan isi hatinya, “Mami, saya ingin taat tapi saya tidak bisa taat!” Sejak kecil kita bergumul untuk keluar dari ikatan dosa, namun kita tidak sanggup melakukannya. Namun sungguh, Allah yang kaya akan kasih dan pengampunan, memberi diri-Nya agar kita dimampukan keluar dari dosa.

Ia bahkan memilih jalan derita untuk menanggung sakit atas dosa kita. Tema Kasih Yang Memulihkan hanya dapat terjadi jika Kasih Allah yang besar diberikannya kepada kita. Ia mengasihi hingga terluka, agar kita yang terluka dipulihkannya.

Kasih Allah yang menyelamatkan kita dari dosa sesungguhnya dapat kita alami dengan berbagai cara. Ada yang mengalami kasih Allah dengan diselamatkan-Nya dari kematian atau sakit parah yang mematikan, sehingga hasilnya: seluruh hidup orang tersebut dengan penuh semangat diberikan bagi Tuhan. Ada pula yang menyadari Kasih Allah dengan haru melaui berbagai pernyataan umum seperti melihat pemandangan, mendengar alunan musik nan indah, atau melalui hasil karya manusia. Namun, karya terbesar adalah Karya Kasih di Kalvari. Ketika ia mengosongkan diri-Nya, mengambil rupa seorang hamba dan menjadi sama seperti kita. Agar kita yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan  beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).

Sentuhan secara personal dan emosional itu, Dia tujukan kepada setiap kita. Membuat kita tersentuh. Ya tersentuh oleh kasih-Nya.

Pertanyaannya :

  1. Sudahkah saudara mengalami kasih Allah yang menyelamatkan dan memulihkan saudara secara personal dan emosional ?
  2. Sudahkah kasih itu mendorong kita untuk juga mengasihi hingga terluka seperti Dia?

 

Salam pemulihan Riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan