KEMUNAFIKAN

Matius 23:29-36

Belum ada komentar 2 Views

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah tugu orang-orang benar. (Matius 23:29)

Munafik dalam KBBI berarti orang yang berpura-pura percaya atau setia pada suatu agama atau keyakinan tertentu, tetapi sebenarnya tidak dalam hatinya, serta sering mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan perbuatannya; dengan kata lain, bermuka dua.

Bagian Alkitab yang kita baca merupakan sebagian dari kecaman terhadap orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Orang Farisi dan para ahli Taurat kerap dikategorikan sebagai orang munafik. Mereka memahami Taurat dengan baik, menafsirkan, mengajar, dan menerapkan hukum Yahudi serta Taurat secara ketat. Keketatan dan ketaatan pada Taurat cenderung membuat mereka merasa benar dan menghakimi orang lain. Mereka merasa sebagai pihak yang paling saleh dan paling setia menjalankan hukum. Namun, dalam kenyataannya mereka tidak menjadi berkat; sebaliknya mereka menjadi batu sandungan bagi orang percaya pada saat itu. Sungguh sangat miris.

Kita sering merasa dan menunjukkan betapa salehnya kita. Kita bahkan dapat menyalahkan orang lain dan menganggap diri kita yang paling benar. Hal itu membawa kita pada kemunafikan. Wajah kemunafikan lainnya adalah ketika kita menyembunyikan kejahatan kita di balik bahasa-bahasa iman. Kita membungkus pikiran-pikiran negatif dengan kesalehan-kesalehan yang tampak. Kiranya kita mau belajar untuk tidak terjebak dalam kemunafikan dan tidak mengenakan topeng kesalehan. Mari belajar terus menjadi anak-anak Tuhan yang otentik. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Biarlah yang terpancar dalam keseharian kita bukanlah topeng, melainkan diri kita yang sesungguhnya.

Ayat Pendukung: Yeh. 33:1-6; Mzm. 119:33-40; Mat. 23:29-36
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • BERSUKACITALAH!
    Mazmur 149
    Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1) Kita adalah manusia yang hidup...
  • Melihat Dengan Objektif
    Matius 12:22-32
    Namun, ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata, “Orang ini mengusir setan dengan kuasa Be’elzebul, pemimpin setan.” (Matius 12:24) Pernahkah...
  • Jangan Berhenti
    Keluaran 5:1- 6:13
    Tetapi, Musa berkata di hadapan TUHAN, “Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimana mungkin Firaun mendengarkan aku, aku seorang...
  • Ketika Kita Tersakiti
    Mazmur 83:1-4, 13-18
    Ya Allah, janganlah Engkau bungkam, janganlah berdiam diri dan janganlah berpangku tangan, ya Allah! (Mazmur 83:2) Sambil menangis, seorang...