Kemelut Mengubah Tabiat

Kejadian 44:1-34

Belum ada komentar 116 Views

Sekarang, biarlah hambamu ini tinggal menjadi budak tuanku menggantikan anak itu. Namun, izinkanlah anak itu pulang bersama-sama saudara-saudaranya. (Kejadian 44:33)

Persoalan pelik tidak selalu berujung tragis. Justru dalam situasi sulit, karakter seseorang akan teruji: apakah ia bertanggung jawab dan mampu menghadirkan solusi, atau sebaliknya, cenderung menyalahkan orang lain serta menghindari tanggung jawab.

Anak-anak Yakub menghadapi persoalan pelik. Yusuf, yang kini menjadi penguasa di Mesir, menguji saudara-saudaranya. Ia menghendaki agar Benyamin, saudara seibunya, tinggal bersamanya, sementara saudara-saudaranya kembali kepada Yakub, ayah mereka yang sudah renta. Keadaan ini sangat genting, sebab Yakub bisa mengalami kesedihan yang mendalam, bahkan mati, jika Benyamin tidak kembali. Bagi Yakub, Benyamin adalah pengganti Yusuf yang dahulu dikabarkan telah mati. Di puncak peristiwa itu, muncullah Yehuda. Ia bersedia menjadi budak pengganti asalkan Benyamin diperbolehkan pulang. Siapakah Yehuda? Bukankah sebelumnya dialah yang mengusulkan untuk menjual Yusuf? Bersama saudara-saudaranya, ia menipu ayah mereka mengenai nasib Yusuf. Namun, Yehuda tidak lagi sama seperti dahulu. Ia berani mengambil risiko dan menunjukkan tanggung jawab terhadap keluarganya.

Allah sanggup mengubah tabiat manusia. Bisa jadi masa lalu kita tidak baik. Namun, bukan tanpa alasan Allah mengizinkan kita menghadapi pergumulan hidup. Justru melalui situasi itulah kita diberi kesempatan untuk mengalami pertobatan dan menunjukkan perubahan hidup yang nyata. [Pdt. Nanang]

DOA:
Ya Tuhan, mampukan kami melihat persoalan pelik dalam hidup ini sebagai sarana untuk mewujudkan hidup pertobatan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Kej. 45:16-28; Mzm. 130; Mat. 8:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberitakan Kebesaran Allah
    Ulangan 32:1-14, 18
    Sebab, nama TUHAN akan kuserukan; beritakanlah kebesaran Allah kita! (Ulangan 32:3) Di dunia maya seperti yang kita alami saat...
  • Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna
    Mazmur 90:1-6, 13-17
    Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan...
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...