“…Bagaimana mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?” (Kejadian 39:9b)
Sejak pemilik toko memasang CCTV, kerugian akibat pencurian menurun secara signifikan. Closed Circuit Television adalah sistem pengawasan berbasis kamera digital yang memantau area tertentu, seperti gedung, jalan, atau tempat umum lainnya. Banyak orang akan berpikir dua kali sebelum melakukan tindakan kejahatan ketika mengetahui ada CCTV di sekitar mereka. Sebaliknya, mereka cenderung merasa leluasa jika tidak ada yang memantau.
Berbeda dari kebanyakan orang, Yusuf—yang dijual sebagai budak oleh saudara-saudaranya—justru menemukan majikan yang baik hati. Potifar membawanya dari pasar budak ke istananya. Paras Yusuf yang tampan dan tubuhnya yang gagah membuat istri majikannya terpikat. Potifar telah menyerahkan seluruh rumah dan isinya kepada Yusuf. Jika Yusuf mau menyambut ajakan istri tuannya, tentu ia dapat melakukannya dengan leluasa tanpa sepengetahuan Potifar. Namun, Yusuf menolak dengan tegas ajakan tak senonoh itu. Ia memiliki alasan kuat: meskipun tidak ada orang yang melihat, Allah selalu mengawasinya. Yusuf takut berdosa terhadap Allah dan menolak mengkhianati kepercayaan yang diberikan oleh tuannya. Ia menunjukkan integritas sejati.
Orang yang takut akan Allah pasti memiliki integritas. Ketika tidak ada CCTV atau orang lain yang menyaksikan perbuatannya, ia tetap tidak melakukan hal yang jahat di mata Tuhan. [Pdt. Nanang]
DOA:
Tuhan, kami rindu memilki iman yang berintegritas seperti yang dicontohkan Yusuf. Jadikanlah kami umat-Mu yang setia dan jujur. Amin.
Ayat Pendukung: Kej. 39:1-23; Mzm. 28; Rm. 9:14-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.




Komentar Anda
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.