Pertolongan Tuhan Jauh Lebih Utama

Kejadian 32:3-21

Belum ada komentar 74 Views

Lepaskanlah kiranya aku dari tangan Esau, saudaraku, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu bersama anak-anaknya. (Kejadian 32:11)

Setelah melukai orang lain, umumnya seseorang cenderung menghindar untuk bertemu kembali. Alasannya mudah ditebak: adanya rasa bersalah dan ketakutan menghadapi konsekuensi dari perbuatan di masa lalu. Ia khawatir orang yang telah terluka akan membalas dendam. Selain itu, ia juga takut dipermalukan akibat kesalahannya sehingga citranya hancur di hadapan banyak orang.

Kita dapat membayangkan gejolak hati Yakub ketika hendak bertemu dengan Esau, kakaknya. Rasa bersalah karena telah menipu kakaknya masih membayangi pikirannya. Ia takut Esau akan membalasnya. Ketakutan itu mendorong Yakub menyusun berbagai strategi. Ia mengutus orang-ora ngnya untuk menemui Esau. Ia juga menyiapkan persembahan berupa ternak sebagai bentuk kompensasi. Dengan cara itu, ia berharap hati kakaknya menjadi lunak. Namun, utusan itu kembali dengan kabar bahwa Esau datang dengan diiringi empat ratus orang. Ketakutan Yakub pun semakin bertambah. Ia berlutut di hadapan Tuhan dan memohon perlindungan. Selain itu, ia merancang kompensasi yang lebih besar, yakni memberikan ternak dalam jumlah yang lebih banyak. Ia berharap persembahan tersebut dapat mendamaikan hati kakaknya.

Banyak orang beranggapan bahwa materi dan uang dapat memperbaiki relasi yang rusak. Namun, percayalah, hal itu hanya bersifat sementara. Hati yang tulus dan pertolongan dari Tuhan jauh lebih utama. [Pdt. Nanang]

DOA:
Ya Tuhan, berilah kami keberanian untuk mengakui kesalahan dan berdamai dengan orang lain. Amin.

Ayat Pendukung: Kej. 32:3-21; Mzm. 17:1-7, 15; Kis. 2:37-47
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...