Belas Kasihan yang Berisiko

Matius 9:35 - 10:8

Belum ada komentar 12 Views

Bacaan Injil Minggu ini sangat menarik. Ia dimulai dengan sebuah testimoni mengenai situasi batin Yesus ketika Ia tengah berkarya dalam pengajaran dan penyembuhan. Ayat 36 menggambarkannya, “Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka. Kata benda “belas kasihan” dalam bahasa Yunani adalah splanchna, yang menunjuk pada pusat perasaan terdalam atau afeksi inti. Namun, di ayat ini, ia muncul dalam bentuk kata kerja pasif, esplanchnisthē, yang berarti “tergerak oleh belas kasihan.” Banyak sekali kisah mukjizat yang Yesus lakukan dimulai dengan tergeraknya hati Yesus oleh belas kasihan. Beberapa contoh di dalam Injil Matius adalah Matius 14:14; 15:32; 20:34.

Di dalam bacaan kita, setelah Yesus digerakkan oleh belas kasihan, Ia mengatakan bahwa tuaian sangat banyak tetapi pekerja yang tersedia sangat sedikit. Ia lantas berkata kepada para murid-Nya agar memohon kepada Sang Bapa untuk mengirimkan para pekerja. Apakah permohonan ini dikabulkan? Bagaimana caranya?

Dengan indah, Matius menjawabnya melalui kisah pemanggilan kedua belas murid Yesus (10:1-4), dilanjutkan dengan pengutusan mereka (10:5-8). Seolah-olah, begini yang hendak dikatakan oleh penulis Injil ini. Berdoalah kepada Allah untuk mengirimkan pekerja bagi tuaian, namun jangan lupa bahwa engkau mungkin akan menjadi jawaban atas doamu sendiri. Kita yang meminta akan menjadi jawaban atas permintaan kita sendiri. Itulah “risiko” doa: Allah mungkin menjawab permohonan doa kita dengan cara memakai si pendoa sebagai jawaban doa.

Pernahkah Anda merasa sangat terpukul melihat penderitaan yang terjadi di depan mata Anda, lantas berdoa agar Allah berkarya untuk mengatasi penderitaan itu? Nah, siapa tahu Allah sebenarnya menjawab doa kita dengan berkata, “Untuk itulah Aku menciptakanmu, mengasihimu, dan memanggilmu, anak-Ku.” (JA)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu