Damai Sejati Di Balik Pintu Terkunci

Yohanes 20:19-23

Belum ada komentar 88 Views

… datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yohanes 20:19b)

Rendi sedang merasa kalut. Usaha yang dibangunnya belasan tahun terancam gulung tikar. Istrinya menyalahkan Rendi atas investasi yang dilakukan belum lama ini. Niat untuk menambah modal operasional justru berujung pada penipuan. Charles, sahabatnya, mendampingi dan memberi nasihat agar Rendi kembali bersemangat. Kehadiran sahabatnya itu membuat Rendi mau bangkit kembali.

Yohanes 20:19-23 mencatat peristiwa penting ketika Yesus yang telah bangkit menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. la masuk ke ruangan yang terkunci dan memberi mereka damai sejahtera, lalu menunjukkan tangan dan lambung-Nya sebagai bukti bahwa la hidup. Damai yang Yesus berikan bukan sekadar ketenangan emosional, melainkan shalom yang utuh—pemulihan relasi dengan Allah, pengusiran rasa takut, dan pengutusan yang membawa kuasa. Yesus memberikan Roh Kudus sebagai kekuatan untuk menjalankan misi mereka.

Renungan ini mengingatkan kita bahwa Yesus hadir bahkan ketika hidup terasa seperti berada di balik pintu yang terkunci. Saat kita diselimuti ketakutan, kekhawatiran, atau kebingungan akan masa depan, Yesus tidak tinggal diam. la datang membawa damai, bukan hanya untuk menenangkan, tetapi juga untuk mengutus. Oleh karena itu, daripada terus bersembunyi dalam kekhawatiran, marilah kita membuka hati untuk menerima damai Kristus dan bangkit menjadi saksi-Nya. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Damai sejahtera bukanlah tentang apa yang kita mau, melainkan tentang apa yang kita butuhkan.

Ayat Pendukung: Kis. 2:1-21; Mzm. 104:24-34, 35b; 1 Kor. 12:3b-13; Yoh. 20:19-23
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...