BAHAGIANYA, BAHAGIAKU?

Matius 5:1-12

Belum ada komentar 84 Views

Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya; (Matius 5:2)

Dunia mengajarkan bahwa orang yang berbahagia adalah mereka yang kaya, sehat, atau tidak mengalami masalah. Yesus, dalam Khotbah di Bukit, justru membalikkan cara pandang itu. Ia berkata bahwa orang yang miskin, yang berduka, serta yang lapar dan haus akan kebenaran— merekalah yang berbahagia. Pernyataan ini terdengar paradoksal dan sulit diterima oleh logika manusia.

Yesus menyampaikan sembilan ucapan bahagia yang memperlihatkan standar Kerajaan Allah yang berbeda dengan dunia. Kata berbahagia berasal dari kata Yunani makarios, yang bukan sekadar menggambarkan perasaan senang, melainkan suatu keadaan yang diberkati oleh Allah. Misalnya, ungkapan “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah” berarti mereka yang menyadari keterbatasan diri dan ketergantungan penuh kepada Allah; oleh sebab itu, mereka menerima Kerajaan Surga. Setiap ucapan bahagia mencerminkan karakter dan sikap hati yang diperkenan oleh Allah—kerendahan hati, kelembutan, kerinduan akan kebenaran, serta hidup dalam pengampunan dan perdamaian.

Saudara, dalam pergumulan hidup—ketika kita merasa tidak diperhatikan, tidak dihargai, bahkan diperlakukan secara tidak adil—ingatlah bahwa di mata Tuhan, justru pada saat-saat itulah kita dapat mengalami kebahagiaan sejati. Marilah kita hidup dengan integritas dan berdiri teguh bagi kebenaran, meskipun dunia mungkin tidak memahami kita. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Bahagia yang sejati bukan tentang apa yang kita miliki, melainkan siapa yang kita miliki: Kristus sendiri.

Ayat Pendukung: Kel. 20:1-21; Mzm. 33:12-22; Mat. 5:1-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...