Kasih Karunia Yang Tak Pernah Habis

Efesus 2:1-7

Belum ada komentar 104 Views

Supaya pada masa yang akan datang la menunjukkan kepada kita kekayaan anugerah-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus. (Efesus 2:7)

Bella terjatuh dari perahu saat sedang berwisata di Tanjung Uban. Pemandu wisata segera terjun ke air dan menariknya kembali ke atas perahu. Setelah Bella berhasil diselamatkan, ia dan keluarganya diajak mampir ke rumah pemandu wisata tersebut. Di sana, Bella diberi pakaian ganti dan makanan. Pemandu yang menyelamatkannya itu tidak hanya menolong pada saat genting, tetapi juga melimpahkan kebaikan kepada Bella dan keluarganya.

Paulus menggambarkan bahwa kita dahulu mati karena pelanggaran dan dosa, serta layak menerima murka Allah. Namun, Allah yang kaya akan rahmat telah menghidupkan kita bersama Kristus. Kasih karunia Allah bukan hanya untuk menyelamatkan kita dari masa lalu yang kelam, tetapi juga untuk menyatakan kebaikan-Nya yang tiada habisnya sepanjang masa. Kita adalah bukti hidup dari kemurahan hati Allah—dari kekosongan menuju kepenuhan, dari kematian menuju kehidupan, dari hukuman menuju anugerah.

Firman Tuhan ini mengingatkan kita bahwa hidup kita bukan sekadar diselamatkan untuk bertahan, melainkan untuk menjadi cermin kasih karunia Allah. Kita hidup untuk memancarkan kemurahan-Nya melalui sikap penuh syukur, tindakan kasih, dan kehidupan yang penuh pengharapan. Ketika kita menyadari betapa besarnya kasih karunia yang telah dan terus dilimpahkan kepada kita, kita pun terdorong untuk memperlakukan sesama dengan belas kasih yang sama. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Anugerah Tuhan bukan sekadar masa lalu, tetapi janji yang terus dinyatakan sepanjang masa.

Ayat Pendukung: 2 Raj. 2:1-12; Mzm. 93; Ef. 2:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...