Menghormati Kekudusan-Nya

Keluaran 3:1-12

Belum ada komentar 140 Views

… tempat engkau berdiri itu adalah tanah yang kudus…Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah. (Keluaran 3:5b, 6b)

Salah satu nilai yang diajarkan orangtua kepada anak adalah sopan santun dan tata krama. Sejak dini, anak dididik untuk bersikap hormat kepada orangtua, guru, pemimpin, dan sesama. Sikap hormat ini juga perlu dibangun dalam relasi kita dengan Tuhan, bukan karena Ia haus akan penghormatan, melainkan karena Ia adalah Pribadi yang layak dihormati.

Ketika Musa menggembalakan ternak milik mertuanya, ia melihat semak duri yang menyala, tetapi tidak terbakar. Peristiwa ini tentu mengundang keheranan. Saat Musa mendekat, terdengar suara ilahi yang memanggil namanya. Musa menyadari bahwa ia sedang berjumpa dengan Allah. Allah memerintahkannya menanggalkan kasutnya, sebab tanah tempat ia berdiri adalah kudus. Bahkan ketika Allah berfirman kepadanya, Musa menutupi wajahnya. Sikap ini menunjukkan rasa hormat yang mendalam.

Apakah kita masih memelihara rasa hormat kepada Allah? Ketika datang beribadah di gereja, apakah kita hadir tepat waktu karena rindu berjumpa dengan-Nya, ataukah datang sesuka hati seolah hanya menonton kebaktian? Dalam pekerjaan, apakah kita bekerja dengan jujur dan bertanggung jawab karena menyadari bahwa meja kerja kita adalah altar bakti bagi-Nya? Ingatlah, seluruh dunia ini adalah wilayah kekudusan Allah. Karena itu, kita dipanggil untuk senantiasa menunjukkan sikap hormat kepada-Nya. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Allah sesungguhnya Mahahadir, sehingga manusia harus menghormati kekudusan-Nya dengan sikap hidup yang benar.

Ayat Pendukung: Kel. 3:1-12; Mzm. 31:1-5, 15-16; Kis. 7:1-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...