Apa Yang Engkau Kehendaki?

Matius 20:17-28

Belum ada komentar 79 Views

Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu dan seorang lagi di sebelah kiri-Mu.” (Matius 20:21)

Kebesaran sejati tidak terletak pada kuasa atau posisi yang kita pegang, melainkan pada pelayanan yang kita berikan dengan kerendahan hati dan cinta kasih yang tulus. Nilai hidup seseorang tidak diukur dari jabatan atau pengaruhnya, melainkan dari seberapa besar kerelaannya untuk melayani orang lain.

Pertanyaan Yesus kepada ibu anak-anak Zebedeus tampak sederhana: “Apa yang engkau kehendaki?” Namun, pertanyaan ini menyelidik hati, memaksa mereka memeriksa motivasi di balik permintaan tersebut. Yesus tahu bahwa di balik permintaan itu tersembunyi ambisi pribadi, keinginan akan posisi dan kuasa, bukan pemahaman tentang pelayanan seperti yang dikehendaki-Nya. Yesus tidak menegur dengan marah, melainkan mengajak dia untuk melihat bahwa kemuliaan dalam Kerajaan Allah bukan berasal dari posisi tinggi, melainkan dari kerendahan hati dan kesediaan melayani. “Siapa saja yang ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu” (ayat 26). Bagi Yesus, duduk di sisi-Nya bukanlah soal posisi, melainkan tentang bagaimana berpartisipasi dalam pelaksanaan misi-Nya.

Mari kita bertanya kepada diri sendiri: Apakah saya mencari kehormatan atau melayani dengan kasih? Sebab dalam pelayananlah kita menemukan arti kebesaran yang sesungguhnya. Siapa yang ingin menjadi besar, hendaklah ia menjadi hamba bagi semua. [Pdt. Jotje H. Karuh]

DOA:
Tuhan, ajar kami untuk mengikut Engkau bukan demi kemuliaan diri, melainkan untuk menjadi pelayan bagi sesama. Amin.

Ayat Pendukung: Yer. 23:1-8; Mzm. 100; Mat. 20:17-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...